- PT Visi Utama Putra Tbk (VISI) menerima pemberitahuan negosiasi pengambilalihan saham oleh Nagita Slavina sebagai calon pengendali baru.
- Proses pengambilalihan ini masih dalam tahap negosiasi; detail nilai dan jumlah saham belum diungkapkan oleh manajemen perusahaan.
- Kinerja VISI per September 2025 menunjukkan penurunan penjualan neto signifikan, meskipun laba berjalan mengalami peningkatan tipis.
Suara.com - PT Visi Utama Putra Tbk mengumumkan adanya perubahan pengendalian perseroan. Emiten yang berkode VISI akan dibeli sahamnya oleh Nagita Slavina.
Direktur Utama PT Satu Visi Putra Tbk, David Dwiputra, menyampaikan perseroan telah menerima surat pemberitahuan mengenai pengumuman negosiasi yang dilakukan oleh artis Nagita Slavina sebagai calon pengendali baru.
"Pada tanggal 11 Februari 2026, Perseroan telah menerima surat pemberitahuan atas pengumuman negosiasi yang dilakukan oleh Nagita Slavina, selaku Calon Pengendali Baru, dengan Pemegang Saham Penjual atas rencana pengambilalihan saham-saham PT Satu Visi Putra Tbk,"tulis David dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (13/2/2026).
Langkah tersebut berpotensi menimbulkan perubahan dalam pengendalian, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap emiten.
Namun demikian, hingga saat ini proses yang berlangsung masih dalam tahap negosiasi.
Saat ini, manajemen belum mengungkapkan detail nilai transaksi maupun jumlah saham yang akan dialihkan dalam rencana pengambilalihan tersebut.
Selain itu. perseroan juga menyatakan tidak terdapat dampak signifikan dari sisi hukum, kondisi keuangan, maupun terhadap kelangsungan usaha perusahaan
Informasi lanjutan akan disampaikan sesuai ketentuan yang berlaku di pasar modal.
Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2025, utang bank jangka pendek PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) tercatat Rp67,94 miliar, meningkat sekitar 23 persen dari Rp55 miliar pada akhir 2024.
Baca Juga: Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
Di sisi kinerja operasional, penjualan neto VISI tercatat Rp250,08 miliar, turun 21,93 persen dari Rp320,33 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beban pokok penjualan juga menurun menjadi Rp219,51 miliar dari Rp288,43 miliar. Laba kotor tercatat Rp30,57 miliar, dibandingkan Rp31,90 miliar pada 30 September 2024.
Laba sebelum pajak tercatat Rp3,42 miliar, naik dari Rp3,02 miliar. Setelah beban pajak Rp966,07 juta, laba periode berjalan sebesar Rp2,46 miliar, meningkat dari Rp2,36 miliar pada periode sebelumnya.
Laba per saham dasar tercatat 0,799, naik dari 0,766. Secara neraca, total aset per 30 September 2025 tercatat Rp293,79 miliar, sedikit meningkat dari Rp292,22 miliar per 31 Desember 2024.
Kas dan setara kas naik menjadi Rp8,36 miliar dari Rp2,86 miliar. Total liabilitas meningkat menjadi Rp108,31 miliar dari Rp106,12 miliar, sedangkan total ekuitas turun menjadi Rp185,48 miliar dari Rp186,10 miliar.
Sebagai informasi, kegiatan usaha Perseroan berdasarkan anggaran dasar adalah di bidang Perdagangan Besar Bahan dan Barang Kimia (KBLI 46651), Perdagangan Besar Produk Lainnya YTDL (KBLI 46699) dan Perdagangan Besar Barang Lainnya dari Tekstil (KBLI 46414).
Berita Terkait
-
IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau
-
BEI Temui MSCI Pekan Ini, Bahas Transparansi Pemegang Saham
-
Kapan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia Dilaksanakan?
-
Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
-
IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran
-
Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk
-
Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
-
Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara
-
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI
-
IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi
-
IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900