- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah telah berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.
- Gibran membahas rencana pengembangan Menara Syariah PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus pendidikan berbasis syariah.
- Menara Syariah PIK2 merupakan proyek kerja sama PT Fin Centerindo Dua bersama PT Bangun Kosambi Sukses.
Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah telah berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Ia ingin Indonesia semakin inklusif sekaligus mampu bersaing di tingkat global.
Hal itu disampaikan saat menerima Komisaris Utama Menara Syariah PIK2, Harianto Solichin, dalam pertemuan di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Gibran membahas rencana pengembangan Menara Syariah PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus pendidikan berbasis syariah. Proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu simpul penting penguatan industri halal nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Harianto menyampaikan dukungan Wakil Presiden terhadap pengembangan proyek tersebut.
“Wapres Gibran sangat mendukung berdirinya Menara Syariah PIK2 dan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Harianto dalam keterangannya, dikutip Senin (16/2/2026).
Menara Syariah PIK2 merupakan proyek kerja sama PT Fin Centerindo Dua bersama PT Bangun Kosambi Sukses. Kedua perusahaan itu berada dalam ekosistem Agung Sedayu Group dan Salim Group, serta melibatkan Matrix Concepts Holding Berhad dari Malaysia.
Menurut Harianto, proyek tersebut memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, terutama dengan memanfaatkan potensi kawasan Banten yang dinilai strategis secara ekonomi maupun geografis.
Ia pun menilai pengembangan kawasan tersebut dapat memperluas peran Indonesia dalam industri syariah global.
“Proyek ini diharapkan menjadi pusat pasar ekonomi syariah global,” katanya.
Baca Juga: Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
Harianto juga menilai keberadaan proyek itu selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. Kawasan tersebut dipandang bisa menjadi bagian dari strategi bauran ekonomi nasional.
“Ini adalah kebijakan bauran ekonomi pemerintah untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,” ucapnya.
Selain penguatan sektor bisnis, Gibran disebutnya turut mengarahkan penguatan sektor pendidikan ekonomi syariah. Pengelola kawasan diharapkan memandangan pengembangan SDM sebagai faktor penting dalam membangun industri halal yang kompetitif.
PT Fin Centerindo Satu sebagai pengelola tercatat telah menjalin kerja sama pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia dan Brunei Darussalam. Kemitraan juga dilakukan dengan puluhan universitas di Indonesia.
Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang telah dilakukan sejak April 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pedagang Online Dukung Kewajiban NIB, Tapi Minta Pemerintah Ikut Atur Potongan Komisi E-commerce
-
PNM Borong GCG Awards 2026, Layani 23,3 Juta Perempuan Prasejahtera hingga Mei
-
Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini
-
Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur
-
BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo
-
Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus
-
Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut
-
Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil
-
Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi
-
Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini