Bisnis / Keuangan
Senin, 23 Februari 2026 | 08:16 WIB
Sejumlah wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2025). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/rwa]
Baca 10 detik
  • Askrindo gandeng 20 biro travel Jateng untuk proteksi asuransi wisata.
  • Respons pertumbuhan pariwisata Jateng yang capai 11,79% pada 2025.
  • Asuransi kecelakaan jadi bagian paket perjalanan demi keamanan turis.

Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) anggota holding asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) resmi menjalin kerja sama dengan sekitar 20 biro perjalanan wisata di Jawa Tengah guna memberikan proteksi maksimal bagi para pelancong.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Askrindo Cabang Semarang, Februari 2026. Kolaborasi yang melibatkan Askrindo Kantor Wilayah 3 dan Cabang Semarang ini akan berlangsung selama tiga tahun ke depan dengan fokus pada produk Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) dan Travel Insurance.

Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Pemprov Jateng, kunjungan wisatawan sepanjang 2025 menembus angka 53 juta orang, dengan pertumbuhan PDRB sektor pariwisata mencapai 11,79% hingga triwulan III-2025.

"Pariwisata Jawa Tengah punya potensi besar. Lewat kolaborasi ini, Askrindo ingin menghadirkan rasa aman bagi wisatawan dan meningkatkan rasa percaya diri pelaku usaha dalam mengembangkan layanannya," ujar Budhi dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Branch Manager Class I Askrindo Semarang, Gami Aji Libraga, menjelaskan bahwa kerja sama ini menyediakan solusi mitigasi risiko mulai dari perlindungan kecelakaan hingga biaya medis. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan standar layanan biro travel di Jawa Tengah.

“Kami ingin perlindungan asuransi menjadi bagian tak terpisahkan dari paket perjalanan. Ini juga merupakan kelanjutan dari kolaborasi kami sebelumnya dengan Perum Perhutani di wilayah Blora, Purwodadi, hingga Kendal,” tambah Gami.

Melalui langkah ini, Askrindo optimistis industri pariwisata nasional, khususnya di Jawa Tengah, dapat tumbuh lebih berkelanjutan dan terpercaya dengan adanya jaminan perlindungan bagi setiap wisatawan.

Load More