- Askrindo gandeng 20 biro travel Jateng untuk proteksi asuransi wisata.
- Respons pertumbuhan pariwisata Jateng yang capai 11,79% pada 2025.
- Asuransi kecelakaan jadi bagian paket perjalanan demi keamanan turis.
Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) anggota holding asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) resmi menjalin kerja sama dengan sekitar 20 biro perjalanan wisata di Jawa Tengah guna memberikan proteksi maksimal bagi para pelancong.
Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Askrindo Cabang Semarang, Februari 2026. Kolaborasi yang melibatkan Askrindo Kantor Wilayah 3 dan Cabang Semarang ini akan berlangsung selama tiga tahun ke depan dengan fokus pada produk Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) dan Travel Insurance.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Pemprov Jateng, kunjungan wisatawan sepanjang 2025 menembus angka 53 juta orang, dengan pertumbuhan PDRB sektor pariwisata mencapai 11,79% hingga triwulan III-2025.
"Pariwisata Jawa Tengah punya potensi besar. Lewat kolaborasi ini, Askrindo ingin menghadirkan rasa aman bagi wisatawan dan meningkatkan rasa percaya diri pelaku usaha dalam mengembangkan layanannya," ujar Budhi dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, Branch Manager Class I Askrindo Semarang, Gami Aji Libraga, menjelaskan bahwa kerja sama ini menyediakan solusi mitigasi risiko mulai dari perlindungan kecelakaan hingga biaya medis. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan standar layanan biro travel di Jawa Tengah.
“Kami ingin perlindungan asuransi menjadi bagian tak terpisahkan dari paket perjalanan. Ini juga merupakan kelanjutan dari kolaborasi kami sebelumnya dengan Perum Perhutani di wilayah Blora, Purwodadi, hingga Kendal,” tambah Gami.
Melalui langkah ini, Askrindo optimistis industri pariwisata nasional, khususnya di Jawa Tengah, dapat tumbuh lebih berkelanjutan dan terpercaya dengan adanya jaminan perlindungan bagi setiap wisatawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital