- IHSG ditutup menguat 124,32 poin ke level 8.396 pada perdagangan Senin, 23 Februari 2026.
- Faktor pendorongnya meliputi sentimen pasar global, lonjakan sektor material dasar, serta penahanan suku bunga acuan.
- Nilai transaksi mencapai 24,10 triliun rupiah dengan 484 saham menguat dan 227 saham mengalami penurunan.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket tinggi pada akhir perdagangan Senin, 23 Februari 2026. dengan penguatan signifikan. , IHSG ditutup naik 124,32 poin atau 1,50 persen ke level 8.396.
Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, penguatan ini didorong oleh sentimen positif global dan domestik. Dari sisi sektoral, basic materials menjadi motor utama dengan kenaikan 3,31 persen, menjadikannya sektor dengan performa terbaik hari ini.
Bursa Asia juga didominasi penguatan seiring munculnya harapan pasar terhadap kebijakan tarif baru Amerika Serikat. Presiden Donald Trump memperkenalkan tarif global sebesar 15 persen setelah Mahkamah Agung AS menolak penerapan bea timbal balik secara luas.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan dibukanya kembali bursa China daratan pada Selasa setelah libur Tahun Baru Imlek selama sepekan, yang diperkirakan akan memberikan tambahan arah bagi pasar regional.
Dari dalam negeri, penguatan IHSG turut ditopang keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen pekan lalu, sesuai ekspektasi pasar. Sebelumnya, BI telah memangkas suku bunga total 150 basis poin sejak September 2024, di tengah inflasi yang relatif terkendali.
Sentimen lain datang dari regulator pasar modal yang menjatuhkan denda Rp 11,05 miliar kepada satu perusahaan dan tiga individu atas dugaan manipulasi pasar pada periode 2016–2022. Langkah ini dinilai memperkuat kredibilitas dan integritas pasar modal Indonesia.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 46,68 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 24,10 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,98 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 484 saham bergerak naik, sedangkan 227 saham mengalami penurunan, dan 247 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, DIVA, MEGA, YELO, SKBM, PADI, BIPI, IKBI, LABA, UFOE, SOCI, KIOS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDS, HILL, XPSG, SOTS, JAST, XPSG, CNKO, UNSP, TIRA, BALI, NANO, SSTM, INTA, TALF, SSTM,
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan