- IHSG ditutup menguat 1,35 persen ke level 8.384 pada perdagangan sesi I, Senin, 23 Februari 2026.
- Secara teknikal, IHSG solid bergerak di atas MA20 dan indikator MACD mendukung momentum penguatan sesi II.
- Volume transaksi mencakup 28,60 miliar saham senilai Rp 13,01 triliun dengan mayoritas saham menguat (480 naik).
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan sesi I, Senin, 23 Februari 2026. IHSG ditutup menguat 1,35 persen ke level 8.384 atau naik 112,280 poin.
Penguatan ini mencerminkan kembalinya minat beli pelaku pasar setelah indeks mampu mempertahankan tren positif sejak awal perdagangan. Secara teknikal, pergerakan IHSG dinilai semakin solid.
Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas menyebutkan IHSG berhasil bergerak di atas MA20 yang berada di kisaran level 8.309. Selain itu, indikator MACD menunjukkan pembentukan histogram positif yang berlanjut, mengindikasikan momentum penguatan masih terjaga.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan kenaikan pada sesi II dan menguji level psikologis 8.400.
Level 8.400 sendiri menjadi area resistance penting yang akan menentukan arah pergerakan indeks selanjutnya. Jika mampu ditembus, peluang penguatan lanjutan terbuka lebih lebar.
Pelaku pasar kini mencermati sentimen lanjutan baik dari dalam maupun luar negeri yang dapat memengaruhi arah perdagangan hingga penutupan pasar hari ini.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 28,60 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,01 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,86 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 480 saham bergerak naik, sedangkan 224 saham mengalami penurunan, dan 254 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, DIVA, MEGA, SKBM, PADI, BIPI, IKBI, LABA, UFOE, BELL, MINA, JATI, ITMA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDS, HILL, XPSG, SOTS, JAST, XPLQ, CNKO, AKKU, TIRA, BALI, NANO, SSTM.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR
-
Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit
-
Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas
-
Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458
-
Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
-
Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste
-
Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura
-
Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya
-
Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104
-
Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur