Kelebihan yaitu fokus pada ukuran kecil memudahkan investor pemula dengan dana terbatas untuk mulai menabung emas.
Beberapa produknya sudah dilengkapi dengan teknologi pengamanan canggih untuk mencegah pemalsuan.
4. UBS (Untung Bersama Sejahtera)
PT UBS merupakan perusahaan swasta asal Surabaya yang sudah sangat legendaris di dunia perhiasan dan emas batangan. Emas UBS seringkali menjadi pesaing terberat Antam di pasar ritel.
Harga emas UBS cenderung sedikit lebih terjangkau dibandingkan Antam, namun dengan nilai kemurnian yang sama 99,99%. Sertifikatnya biasanya sudah menyatu dengan kemasan (laminated).
Desain UBS juga terkenal kreatif dengan karakter-karakter unik (seperti Disney atau Sanrio) yang membuatnya digemari kolektor.
5. King Halim
Berasal dari Jawa Timur, King Halim telah lama malang melintang di industri pemurnian logam mulia. Emas mereka dikenal memiliki kualitas cetakan yang halus dan rapi.
Merek ini sudah terakreditasi dan diakui secara luas di kalangan pedagang emas. King Halim sering menjadi pilihan bagi investor yang mencari emas dengan selisih harga jual dan beli yang kompetitif.
Baca Juga: Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun Lagi, Harganya Makin Murah
Mana yang Harus Dipilih?
Pada dasarnya, emas batangan dari kelima merek di atas memiliki nilai intrinsik yang sama selama kadar kemurniannya adalah 24 Karat (99,99%). Perbedaan biasanya hanya terletak pada harga per gram, desain kemasan, dan kemudahan lokasi penjualan kembali (buyback).
Tips bagi Anda: pilihlah merek yang paling mudah Anda temukan tempat penjualannya di kota Anda agar saat butuh uang tunai mendadak, Anda bisa mencairkannya dengan cepat.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Emas Antam Semakin Mahal, Harganya Tembus Rp 3.028.000/Gram
-
Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Kilau Emas Antam Makin Gila! Terbang ke Rp3 Juta Hari Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan