- Emas Antam naik Rp68.000, kembali tembus level psikologis Rp3.012.000 per gram.
- Harga buyback naik ke Rp2.793.000/gram, peluang besar untuk profit taking.
- Transaksi jual kembali di atas Rp10 juta kena potongan PPh 22 sebesar 1,5%
Suara.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terbang pada akhir pekan ini. Tak tanggung-tanggung, komoditas safe haven ini melompat tinggi dan kembali menembus level psikologis Rp3 juta per gram pada perdagangan Sabtu (21/2/2026).
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam meroket Rp68.000 dalam sehari, membawa harga satu gramnya kini bertengger di angka Rp3.012.000. Kenaikan tajam ini menjadi sinyal kuat bahwa ketidakpastian ekonomi global masih mendorong investor untuk memarkirkan asetnya di instrumen yang lebih aman.
Secara ekonomi, lonjakan fantastis ini mencerminkan tingginya permintaan pasar. Dalam sepekan terakhir, emas Antam bergerak cukup volatil di rentang Rp2.878.000 hingga Rp3.012.000. Sementara dalam sebulan terakhir, harga tertinggi bahkan sempat menyentuh Rp3.168.000.
Bagi para investor, kenaikan ini bukan sekadar angka. Lonjakan harga emas seringkali dianggap sebagai indikator inflasi atau respons terhadap pelemahan nilai tukar. Dengan harga yang kini stabil di atas Rp3 juta, daya tarik emas sebagai pelindung nilai (hedging) semakin tidak terbantahkan.
Kabar baik juga datang bagi pemilik emas yang berniat melakukan aksi ambil untung (profit taking). Harga beli kembali atau buyback ikut melonjak Rp68.000, sehingga Antam kini berani menebus emas Anda di harga Rp2.793.000 per gram.
Namun, investor perlu cermat menghitung potongan. Berdasarkan PMK Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.556.000
- 1 gram: Rp3.012.000
- 10 gram: Rp29.615.000
- 100 gram: Rp295.412.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp2.952.600.000
Akankah tren reli ini berlanjut hingga akhir kuartal? Di tengah dinamika pasar global, emas tampaknya masih menjadi "primadona" yang sulit digoyahkan dari portofolio investasi masyarakat.
Baca Juga: Harga Emas Antam Terbang, Hari Ini Dibanderol Rp 2,94 Juta/Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Modus Underinvoicing, Toko Emas Bening Luxury Disegel Bea Cukai
-
Program MBG Diklaim Picu Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Beberapa Tahun
-
Garap Potensi Ekonomi Ramadan dengan Memperluas Akses Ekonomi Syariah
-
Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
-
Pengabdian di Garis Depan Energi: Gugurnya Sang Pilot Pembawa BBM Satu Harga
-
Mahkamah Agung AS Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Prabowo - Trump?
-
Deal Perjanjian Dagang RIAS Tak Mutlak, Bisa Berubah Jika Ada Perjanjian Baru
-
Trump Tetapkan Tarif Baru 10 Persen Usai Kesepakatan RI-AS, Indonesia Rugi?
-
9 Tips Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis untuk Persiapan Lebaran
-
Impor Energi dari AS, CORE: Ini Bertentangan dengan Kemandirian Energi