- Program perbaikan rumah skema gentengisasi di Menteng Tenggulun menargetkan renovasi 52 rumah demi hunian sehat.
- Penataan kawasan ini didanai CSR gotong royong sekitar Rp5 miliar, dimulai pasca Lebaran 2026.
- Proyek melibatkan pemerintah, IAI, dan perbankan untuk mengintegrasikan hunian sehat serta penguatan UMKM warga.
Suara.com - Program perbaikan rumah melalui skema gentengisasi mulai dijalankan di kawasan padat penduduk Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Pemerintah menargetkan puluhan rumah warga direnovasi sekaligus menata kawasan agar lebih sehat dan memiliki nilai ekonomi melalui penguatan usaha mikro.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengatakan, penataan kawasan ini melibatkan banyak pihak mulai dari pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, sektor perbankan, hingga Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta.
Menurutnya, program ini menargetkan sedikitnya 52 rumah warga untuk direnovasi. Sebagian di antaranya merupakan rumah pelaku usaha mikro yang akan didorong agar lebih produktif.
"Insyaallah nanti ada 52 rumah yang direnovasi menjadi layak huni. Dari jumlah itu, 23 rumah milik pelaku UMKM yang rumahnya diperbaiki, dan 10 UMKM lain juga akan kami bina untuk pembiayaan. Semua pembiayaan renovasi rumah dan penataan lorong dilakukan melalui dana CSR secara gotong royong," ujar Sri Haryati di Menteng Tenggulun, Jakarra, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, penataan tidak hanya menyasar bangunan rumah, tetapi juga mencakup lorong kawasan serta pengembangan aktivitas ekonomi warga.
Kawasan ini direncanakan menjadi model Kampung Gotong Royong dengan konsep hunian sehat yang terintegrasi dengan penguatan UMKM.
Selama ini Menteng Tenggulun dikenal sebagai wilayah padat di tengah kawasan elite Menteng. Pemerintah ingin kawasan tersebut tidak hanya tertata secara fisik, tetapi juga mampu tumbuh sebagai pusat kegiatan ekonomi berbasis warga.
Pendampingan usaha juga disiapkan melalui keterlibatan kelompok profesional perempuan di sektor perbankan atau Ladies Banker. Mereka akan membantu pelaku usaha dalam aspek literasi keuangan, pengelolaan usaha, hingga pengembangan produk.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut akan ikut menata jalur usaha dan koridor lingkungan agar lebih rapi, bersih, dan menarik bagi pengunjung.
Baca Juga: Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
Sementara itu, Sri Haryati menyebut kebutuhan anggaran program masih dihitung, dengan estimasi awal sekitar Rp5 miliar yang berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan. Pekerjaan fisik direncanakan dimulai setelah Lebaran 2026 dengan target penyelesaian bertahap pada pertengahan tahun.
"Konsepnya tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga membangun semangat gotong royong antarwarga, pemerintah, dan dunia usaha. Kami ingin Menteng Tenggulun menjadi contoh bagaimana kawasan padat bisa bertransformasi menjadi lingkungan yang sehat, tertib, dan berdaya ekonomi," ucap Sri Haryati.
Mebambahkan, Ketua IAI Jakarta, Teguh Aryanto mengatakan, perbaikan rumah difokuskan pada standar kesehatan hunian. Ia menyebut aspek sanitasi hingga atap menjadi perhatian utama dalam renovasi.
"Kami memperbaiki dari aspek sanitasi, pencahayaan, dan atap rumah. Program Gentengisasi ini mengikuti arahan Bapak Presiden agar masyarakat tidak lagi menggunakan atap seng, melainkan genteng yang lebih layak dan tahan lama," ujar Teguh.
Ia menambahkan, lebih dari 50 arsitek IAI Jakarta terlibat dalam program tersebut secara sukarela. Mereka membantu penyusunan desain rumah, tata kawasan, hingga estetika lorong agar lingkungan menjadi lebih tertata dan memiliki daya tarik ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital