- BI buka tukar uang baru SERAMBI 2026 periode 28 Feb-15 Maret via aplikasi PINTAR.
- Kuota penukaran maksimal Rp 5,3 juta per orang di 2.883 titik seluruh Indonesia.
- Syarat utama wajib bawa KTP asli dan bukti pemesanan dari laman pintar.bi.go.id.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) kembali memanjakan masyarakat menjelang Lebaran melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah IdulFitri (SERAMBI) 2026.
Bagi Anda yang ingin menggenggam uang baru untuk "angpao" hari raya, pastikan sudah melakukan pemesanan melalui aplikasi berbasis website PINTAR BI.
Mengutip unggahan resmi Instagram @bank_indonesia, Jumat (27/2/2026), jadwal penukaran uang periode kedua resmi dimulai pada 28 Februari hingga 15 Maret 2026. Namun, masyarakat diingatkan bahwa bukti pemesanan dari aplikasi PINTAR adalah syarat mutlak sebelum mendatangi lokasi.
"Jadwal penukarannya 28 Februari s.d 15 Maret 2026," tulis akun resmi BI.
Terdapat perbedaan waktu pemesanan untuk menghindari penumpukan trafik pada sistem:
- Wilayah Jawa: Pemesanan sudah dibuka sejak 24 Februari 2026 hingga kuota terpenuhi.
- Luar Jawa: Pemesanan baru dimulai pada hari ini, 27 Februari 2026.
BI telah menyiapkan infrastruktur yang masif dengan total 8.755 layanan yang tersebar di 2.883 titik strategis di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan perbankan nasional. Tahun ini, paket penukaran dibatasi maksimal sebesar Rp 5,3 juta per orang.
Bagi Anda yang belum familiar, berikut langkah-langkah memesan uang baru melalui laman pintar.bi.go.id:
- Akses Laman PINTAR: Anda akan masuk ke waiting room jika antrean padat. Pantau estimasi waktu tunggu secara real-time.
- Pilih Layanan: Klik menu 'Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling'.
- Pilih Lokasi: Tentukan provinsi dan cari lokasi kas keliling terdekat.
- Pilih Jadwal: Sesuaikan jam kedatangan dengan ketersediaan kuota.
- Data Diri: Masukkan NIK, nama lengkap, nomor telepon, dan email aktif.
- Input Nominal: Tentukan jumlah uang yang ingin ditukar, isi kode captcha, lalu klik 'Pesan'.
- Verifikasi & Unduh: Cek rincian pesanan. Jika sudah benar, unduh bukti pemesanan dalam format PDF atau cetak secara fisik.
BI menekankan pentingnya membawa KTP asli dan bukti pemesanan saat datang ke lokasi. Jika bukti pemesanan hilang, Anda tidak perlu panik.
"Apabila bukti pemesanan hilang, sobat dapat mencetak ulang melalui fitur 'Cetak Bukti' di web PINTAR dengan memasukkan NIK dan email saat daftar," jelas pihak BI.
Baca Juga: MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari