Bisnis / Keuangan
Minggu, 01 Maret 2026 | 12:40 WIB
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Kapitalisasi pasar BEI turun 1,03 persen menjadi Rp 14.787 triliun selama 23-27 Februari 2026.
  • Rata-rata nilai transaksi harian BEI melonjak signifikan sebesar 25,35 persen mencapai Rp 29,52 triliun.
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,44 persen ditutup pada level 8.235 pada pekan tersebut.

Suara.com - Nilai kapitalisasi pasar di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan 1,03 persen sepanjang periode perdagangan 23- 27 Februari 2026 menjadi Rp 14.787 triliun.

Seketaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad  mengatakan penyusutan kapitalisasi terjadi di tengah lonjakan signifikan pada rata-rata nilai transaksi harian.

"Berdasarkan data perdagangan BEI, rata-rata nilai transaksi harian mencatat kenaikan tertinggi, yakni sebesar 25,35 persen menjadi Rp 29,52 triliun dari Rp 23,89 triliun pada pekan lalu," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (1/3/2026).

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sejalan dengan itu, rata-rata volume transaksi harian turut meningkat 8,55 persen menjadi 51,02 miliar lembar saham, dibandingkan 47 miliar lembar saham pada periode sebelumnya.

Namun demikian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan melemah 0,44 persen dan ditutup pada level 8.235 dari posisi 8.271 pada pekan lalu.

Penurunan indeks turut berkontribusi terhadap tergerusnya kapitalisasi pasar secara keseluruhan.

Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 3,72 persen menjadi 2,95 juta kali transaksi dari 3,06 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Dari aktivitas investor, investor asing pada akhir pekan mencatatkan jual bersih sebesar Rp 694,22 miliar. Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing membukukan nilai jual bersih Rp 9,51 triliun.

Baca Juga: IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor

Load More