- Utang pinjol RI tembus Rp98,54 T per Januari 2026, naik tajam 25,52% secara tahunan.
- Kredit macet pinjol melonjak ke 4,38%, OJK peringatkan tren kenaikan risiko gagal bayar.
- Pembiayaan pegadaian melesat 60,05% jadi Rp143,14 T, aset industri ikut meroket.
Suara.com - Fenomena masyarakat yang semakin bergantung pada pinjaman online (pinjol) alias fintech peer-to-peer (P2P) lending kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, per Januari 2026, total utang masyarakat Indonesia di platform pinjol menyentuh angka fantastis, yakni Rp98,54 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa angka ini melonjak tajam 25,52 persen secara year-on-year (yoy). Jika dibandingkan dengan posisi Desember 2025 yang sebesar Rp96,62 triliun, tren utang ini terus merangkak naik dalam waktu singkat.
"Pada industri pinjaman daring atau Pindar, outstanding pembiayaan pada Januari 2026 tumbuh 25,52 persen yoy dengan nominal sebesar Rp98,54 triliun," ujar Agusman dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).
Sejalan dengan bengkaknya nilai utang, tingkat risiko kredit macet atau TWP90 (Tingkat Wanprestasi di atas 90 hari) juga menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Per Januari 2026, rasio kredit macet berada di level 4,38 persen.
Angka ini melompat signifikan dibandingkan posisi Januari 2025 yang hanya 2,52 persen. Meski OJK mengklaim posisi ini masih di bawah batas aman (5 persen), tren kenaikan drastis ini menjadi sinyal kuning bagi kesehatan finansial konsumen.
Tak hanya pinjol, industri pergadaian juga panen besar. Agusman melaporkan realisasi pembiayaan pergadaian per Januari 2026 mencapai Rp143,14 triliun, alias terbang 60,05 persen secara tahunan.
Lonjakan ini turut mengerek nilai aset industri pergadaian dari Rp107,90 triliun menjadi Rp171,07 triliun. Berbeda dengan pinjol, OJK mencatat tingkat risiko kredit pada sektor pergadaian cenderung masih lebih terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange