- BUMN Penjaminan gelar Safari Ramadhan dan santunan yatim di 11 kota di Indonesia.
- Perayaan HUT ke-55 dirangkai dengan pemberian bantuan kepada 550 anak yatim.
- Program TJSL ini bertujuan memperkuat kepedulian sosial dan kinerja berkelanjutan.
Suara.com - Momen Ramadan 1447 H menjadi ajang bagi PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) untuk memperkuat kepedulian sosial. Bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) perusahaan yang ke-55, anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan ini menggelar Safari Ramadhan di berbagai wilayah operasionalnya di Indonesia.
Kegiatan yang mengusung tema "Spirit Al-Qur’an Mewujudkan Kinerja Unggul yang Berkelanjutan" ini diisi dengan rangkaian buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim. Tercatat, aksi sosial ini menjangkau 11 kota di seluruh tanah air.
Direktur Utama Fankar Umran menyampaikan, agenda tahunan ini merupakan momentum krusial bagi perusahaan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar.
"Safari Ramadan menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat," ujar Fankar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam aksi kali ini, perusahaan menyalurkan santunan kepada 550 anak yatim yang tersebar di sekitar lingkungan kerja perusahaan. Bantuan tersebut didistribusikan melalui 13 yayasan panti asuhan di berbagai kota.
Fankar menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak yatim dalam menjalani bulan suci.
"Kami berharap santunan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan bagi masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang