Suara.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meluncurkan GEN Syariah Perlindungan Aman pada 3 Maret 2026 di Jakarta sebagai solusi proteksi berbasis syariah di tengah kenaikan biaya hidup. Produk ini menawarkan manfaat jiwa hingga 250% yang meningkat setiap lima tahun, serta tambahan 110% jika peserta wafat saat menjalankan ibadah haji atau umrah, sekaligus dilengkapi fitur wakaf.
Peluncuran dilakukan bertepatan Ramadan 1447 H dan menggandeng Dompet Dhuafa untuk penyaluran wakaf melalui nazir resmi. Produk ini juga dapat dilengkapi asuransi tambahan kesehatan yang mencakup rawat inap dan rawat jalan. Pemasaran didukung ribuan tenaga berlisensi syariah dari Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia serta platform digital untuk konsultasi dan transaksi.
Langkah ini hadir di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat. Badan Pusat Statistik mencatat standar hidup layak nasional naik 3,71% pada 2024 dengan tren meningkat sejak 2022. Inflasi pangan 2025 mencapai 4,58%, sementara inflasi umum bergerak dari 2,92% pada Desember 2025 menjadi 3,55% pada Januari 2026, menandakan tekanan harga belum sepenuhnya mereda.
Di sisi lain, sektor keuangan syariah menunjukkan pertumbuhan positif. Otoritas Jasa Keuangan melaporkan kinerja industri jasa keuangan syariah tumbuh sepanjang 2025, termasuk peningkatan aset asuransi syariah. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 mencatat literasi syariah 43,42% dan inklusi 13,41%, menunjukkan peluang perluasan akses dan pemanfaatan produk syariah masih terbuka lebar. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
Tren Pewarnaan Rambut Kini Lebih Personal, Teknik dan Analisa Jadi Prioritas
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu
-
Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri
-
Tertinggal di Usia Dewasa: Kecemasan Sunyi dalam We Are All Trying Here
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Melihat Tempat Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
-
Peringati Harkitnas, Museum Kebangkitan Nasional Suguhkan Pameran Interaktif
-
Prabowo Paparkan Arah Ekonomi dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR
-
Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun
-
Solidaritas untuk Jurnalis dan WNI yang Ditahan Israel Menggema di Bandung
-
BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar
-
Aliansi Perempuan Indonesia Gelar Aksi 28 Tahun Reformasi di Komnas HAM
-
Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS
-
Terlibat Jaringan Narkoba, Eks Kasatresnarkoba Kutai Barat Diperiksa Bareskrim
-
Kasus Kuota Haji Terus Bergulir, KPK Periksa Muhadjir Effendy