- IHSG pada Senin, 9 Maret 2026, dibuka merosot ke level 7.347 akibat sentimen ketidakpastian global konflik Timur Tengah.
- Pelemahan IHSG ini tercermin dari bursa Amerika Serikat yang juga ditutup negatif pada perdagangan sebelumnya.
- Proyeksi menyebutkan IHSG berpotensi menguji support 7.500 akibat Fitch Ratings memangkas prospek peringkat utang Indonesia.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin merosot di awal perdagangan Senin, 9 Maret 2026. IHSG merah ke level 7.347.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.52 WIB, IHSG masih loyo ke 3,25 persen ke level 7.339.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, SICO, OILS, MKAP, ASPR, DCII, JATI, POLI, TBMS, SGRO, KKGI,
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SOTS, SKBM, RONY, ALKA, IRSX< RMKO, PPRI, INDO, WAPO, TRIN, FOLK.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan awal pekan ini, Senin. Sentimen eksternal terutama berasal dari meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah.
Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas dalam laporan Sapa Mentari, pelemahan juga tercermin dari pergerakan bursa saham Amerika Serikat yang ditutup di zona merah pada perdagangan sebelumnya.
Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat turun 0,95 persen ke level 47.501,55. Sementara itu, indeks S&P 500 melemah 1,33 persen ke level 6.740,02 dan Nasdaq terkoreksi lebih dalam sebesar 1,59 persen ke level 22.387,68.
Dari domestik, IHSG pada perdagangan terakhir juga ditutup melemah cukup signifikan. Indeks terkoreksi 1,62 persen ke level 7.585 dengan aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell sebesar Rp307 miliar.
Baca Juga: Chengdong Lenyap, Ini Update Daftar Pemegang Saham BUMI 2026
BRI Danareksa Sekuritas menilai tekanan terhadap pasar saham domestik dipicu meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah yang mendorong investor cenderung mengambil sikap risk off.
Selain itu, sentimen negatif juga datang dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang memangkas prospek atau outlook peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.
Dalam kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi kembali menguji level support penting di kisaran psikologis 7.500.
"Pola pergerakan IHSG masih menyerupai dead cat bounce, sehingga apabila support psikologis 7.500 kembali ditembus maka koreksi berpotensi berlanjut lebih dalam," tulis riset tersebut.
Pelaku pasar juga diperkirakan akan mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga komoditas global. Di sisi lain, investor turut menunggu rilis sejumlah data ekonomi domestik, salah satunya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).
Untuk strategi perdagangan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor, di antaranya PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Nickel Industries Tbk (NCKL).
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal
-
Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC
-
Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228
-
Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah
-
Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari
-
Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan
-
Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ
-
Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya
-
Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?