Bisnis / Properti
Senin, 09 Maret 2026 | 10:49 WIB
Foto udara proyek pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Sukawali, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (17/9/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/rwa]
Baca 10 detik
  • BPI Danantara membidik Cikarang, Jawa Barat, sebagai lokasi hunian MBR karena memiliki akses intermoda transportasi.
  • Danantara berkolaborasi dengan Kementerian PKP untuk mematangkan konsep pembangunan, harga, dan kriteria pembelian rumah.
  • Yayasan Pelita Harapan menyatakan niat menyerahkan tiga bidang lahan di kawasan tersebut kepada Pemerintah RI.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), telah membidik lokasi pembangunan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yaitu di Cikarang, Jawa Barat. Lokasi ini dipilih karena, memiliki akses intermoda transportasi.

Danantara akan bekerja sama dengan Kementerian PKP untuk mematangkan konsep pembangunan, termasuk penyusunan skema pengembangan kawasan hunian, mekanisme penentuan harga, serta perumusan konsep dan kriteria pembelian oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan, pihaknya bersama Menteri PKP Maruarar Sirait telah meninjau lokasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pengembangan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Tinjauan ini dilakukan sebagai tahap awal dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang merupakan bagian dari Program Prioritas Presiden, dimana diatas lahan tersebut akan direncanakan menjadi kawasan pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kegiatan tinjauan lokasi tersebut dihadiri oleh Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Jajaran Pemerintah Daerah, Pendiri dan Ketua Organisasi Kelompok Lippo Mochtar Riady, serta Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Pelita Harapan James Riady.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, bersama Menteri PKP Maruarar Sirait, Hashim Djojohadikusumo melakukan tinjauan ke lokasi pembangunan MBR di Cikarang, Jawa Barat. [Dokumentasi Danantara].

"Melalui kolaborasi antara pemerintah, Danantara Indonesia, BUMN, dan sektor usaha, kami ingin memastikan bahwa pengembangan kawasan hunian ini dapat dirancang secara matang, baik dari sisi konsep pembangunan, mekanisme harga, maupun skema kepemilikan oleh masyarakat, sehingga benar-benar dapat memberikan akses hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Rosan dalam keterangannya, seperti dikutip, Senin (9/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pernyataan niat dari Yayasan Pelita Harapan untuk menyerahkan tiga bidang lahan di kawasan tersebut kepada Pemerintah Republik Indonesia guna mendukung pengembangan kawasan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Melalui kolaborasi antara pemerintah, Danantara Indonesia, BUMN, dan sektor usaha, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan terjangkau," tutup Rosan.

Baca Juga: Danantara Pilih Perusahaan China Garap Proyek WTE di Bekasi dan Denpasar

Load More