Bisnis / Keuangan
Rabu, 04 Maret 2026 | 08:34 WIB
Dari 20 nama yang diumumkan, muncul fenomena menarik dimana dua nama besar dari entitas raksasa baru, Danantara, ikut berebut kursi panas di otoritas pengawas keuangan tersebut. Foto Antara.
Baca 10 detik
  • Dua petinggi Danantara resmi lolos seleksi administrasi calon bos OJK 2026.
  • Sebanyak 20 kandidat dari BI, Kemenkeu, hingga LPS bersaing ketat masuk ADK OJK.
  • Tahap lanjutan berupa tes kesehatan dan wawancara digelar sepanjang Maret 2026.

Suara.com - Panitia Seleksi (Pansel) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja merilis daftar nama yang lolos seleksi administrasi untuk mengisi kursi Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK. Dari 20 nama yang diumumkan, muncul fenomena menarik dimana dua nama besar dari entitas raksasa baru, Danantara, ikut berebut kursi panas di otoritas pengawas keuangan tersebut.

Berdasarkan pengumuman resmi Pansel, Rabu (4/3/2026), kedua nama tersebut adalah Pahala Nugraha Mansury yang menjabat sebagai Komisaris Utama Danantara Investment Management, serta Agus Sugiarto yang merupakan Komisaris Independen PT Danantara Asset Management.

Masuknya "orang dalam" Danantara ini menjadi sorotan di tengah upaya pemerintah memperkuat sektor keuangan nasional melalui UU Nomor 4 Tahun 2023 (UU P2SK).

Tak hanya dari Danantara, daftar ini juga dipenuhi oleh "orang-orang kuat" dari berbagai instansi strategis. Tercatat ada nama-nama beken dari Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Keuangan, hingga petahana dari OJK sendiri seperti Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi.

Perjuangan para calon ini masih panjang. Setelah lolos administrasi, mereka harus bersiap menghadapi rangkaian tes fisik dan mental yang padat:

  • 9 Maret 2026: Pemeriksaan Kesehatan & Penyerahan Surat Pernyataan.
  • 10-11 Maret 2026: Pelaksanaan Asesmen.
  • 25-26 Maret 2026: Tahap Wawancara.

Pansel menegaskan bahwa para calon wajib menyatakan kesediaan mereka untuk ditempatkan di jabatan mana pun yang nantinya ditetapkan oleh Presiden atau DPR.

"Surat pernyataan yang telah diisi disampaikan pada tanggal 9 Maret 2026 pukul 09.00 WIB," tulis pengumuman tersebut sebagaimana dikutip dari website resmi Kementerian Keuangan.

Akankah utusan Danantara ini berhasil mengamankan kursi pimpinan di Lapangan Banteng? Kita tunggu hasil seleksi selanjutnya.

Baca Juga: Danantara-INA Guyur Dana Rp 3,36 T ke Proyek Pabrik Kimia Milik Prajogo Pangestu

Load More