- Maspion Group resmikan PLTS Atap di Surabaya untuk perkuat energi bersih dan efisiensi.
- Kolaborasi Ishizuka Maspion & Suryanesia dukung target bauran energi nasional.
- Pemanfaatan tenaga surya tingkatkan daya saing ekspor produk kaca ke 50 negara.
Suara.com - Komitmen sektor industri terhadap keberlanjutan lingkungan (sustainability) di Jawa Timur kian nyata. PT Ishizuka Maspion Indonesia, bagian dari raksasa manufaktur Maspion Group, resmi mengoperasikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya yang berlokasi di Kawasan Industri Maspion, Romokalisari, Surabaya.
Langkah ini menandai posisi Ishizuka Maspion sebagai pionir pemanfaatan energi bersih di lingkungan Maspion Group. Peresmian proyek strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi Maspion Group, perwakilan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, serta manajemen Suryanesia selaku mitra penyedia solusi Solar-as-a-Service.
Assistant Plant Manager PT Ishizuka Maspion Indonesia, Susanto, menegaskan bahwa instalasi PLTS ini bukan sekadar urusan penambahan daya, melainkan manifestasi nyata perusahaan dalam mendukung target bauran energi nasional.
"Melalui teknologi PLTS, kami berharap dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan meningkatkan efisiensi operasional," ujar Susanto dalam keterangan resminya, Selasa (10/3/2026).
Susanto juga menambahkan bahwa transisi energi ini mencerminkan semangat kepemimpinan Maspion dalam menjawab tantangan industri global yang semakin menuntut praktik bisnis rendah emisi. Menariknya, proyek ini berhasil diselesaikan dengan catatan zero accident.
Dalam mewujudkan ambisi hijaunya, produsen glass tableware yang telah mengekspor produk ke lebih dari 50 negara ini menggandeng Suryanesia. Pemilihan mitra didasarkan pada kualitas sistem yang teruji dan pengalaman dalam menangani proyek energi surya skala besar.
Founder & CEO Suryanesia, Rheza Adhihusada, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif Maspion Group. Menurutnya, kolaborasi ini adalah langkah krusial bagi sektor industri untuk mencapai operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi langkah PT Ishizuka Maspion Indonesia yang progresif dalam membangun masa depan yang lebih hijau. Dukungan dari Kementerian ESDM dan PLN juga memperkuat ekosistem energi terbarukan di tanah air," ungkap Rheza.
Dengan pengoperasian PLTS ini, Ishizuka Maspion tidak hanya memperkuat efisiensi produksi, tetapi juga meningkatkan nilai tawar (daya saing) di pasar internasional yang kini sangat memperhatikan aspek tanggung jawab lingkungan.
Baca Juga: Bahlil Punya Tugas Baru, Pimpin Satgas Transisi Energi: Kejar Target 120 Juta Motor Listrik
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju