- Kemenko PM menyelenggarakan Pasar 1001 Malam pada 11–13 Maret 2026 di Banda Aceh untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
- Kegiatan ini memiliki misi sosial mendukung masyarakat pascabencana melalui bazaar, klinik kesehatan, dan pendampingan UMKM.
- Pasar 1001 Malam juga meliputi penyerahan bantuan sosial seperti hunian sementara dan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak.
Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program berbasis komunitas. Salah satunya lewat penyelenggaraan Pasar 1001 Malam yang digelar pada 11–13 Maret 2026 di Lapangan Eks Hotel Aceh, Banda Aceh.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) yang sebelumnya digelar di Jakarta sebagai model pengembangan Pasar 1001 Malam.
Provinsi Aceh dipilih sebagai lokasi kegiatan dengan mengedepankan semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit pasca-bencana.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM Leontinus Alpha Edison mengatakan, program ini tidak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi semata, tetapi juga membawa misi sosial bagi masyarakat.
"Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, melainkan wadah aksi kemanusiaan," ujar Leontinus seperti dikutip (12/3/2026).
Selain mendorong aktivitas ekonomi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi katalis dalam memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif.
Kemenko PM memanfaatkan berbagai aset milik pemerintah dan BUMN yang sebelumnya tidak produktif untuk dijadikan ruang kreatif atau creative compound dengan biaya terjangkau bagi pelaku usaha.
Di Aceh, Pasar 1001 Malam dikemas dengan nuansa Ramadan yang kental. Beragam kegiatan disiapkan, mulai dari bazaar dan expo kuliner serta kerajinan, hingga Panggung Talenta Da’i Cilik yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka.
Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan Klinik Kesehatan gratis yang menyediakan pemeriksaan medis dasar. Selain itu, tersedia Klinik UMKM Bangkit yang memberikan pendampingan legalitas usaha bagi pelaku UMKM.
Baca Juga: Purbaya Curhat Dimaki Warga TikTok Imbas Rupiah Anjlok
Program ini digelar melalui kolaborasi antara Kemenko PM dengan Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara inklusif.
"Kami ingin menciptakan pengalaman yang tidak hanya memikat secara visual melalui konsep Coffee Truck dan Talkshow interaktif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat," jelas Leontinus.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
"Melalui sinergi solid antara pemerintah, swasta, dan komunitas, kami yakin kemandirian ekonomi yang bermartabat dapat terwujud," sambungnya.
Dalam rangkaian kegiatan Pasar 1001 Malam ini, Kemenko PM juga menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.
Di antaranya penyerahan pangan olahan siap saji bagi penyintas banjir, serah terima 103 unit hunian sementara (huntara) hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, serta penyaluran 1.000 kitab kuning untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Melalui program ini, pemerintah berharap pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dengan penguatan solidaritas sosial, sehingga tercipta pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini
-
Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram
-
Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO
-
Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman
-
Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu
-
Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS
-
Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T