- Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, menjamin perusahaan terafiliasi Presiden tidak ikut tender Program 3 Juta Rumah.
- Hashim menitipkan kewajiban pemasangan internet terjangkau Rp100 ribu/bulan melalui tender terbuka untuk program pembangunan rumah.
- Program 3 Juta Rumah diharapkan menumbuhkan ekonomi nasional hingga 8 persen dan pemerataan keadilan sosial.
Suara.com - Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, menjamin perusahaan yang terafiliasi dengan Presiden Prabowo Subianto tidak akan terlibat dan ikut tender dalam Program 3 juta rumah.
Adik Prabowo ini akan memberikan kesempatan pada kontraktor lokal yang ingin ikut serta dalam program 3 juta rumah.
"Tapi udah, sudah. Dan kita sudah sepakat ya, dan saya sudah sepakat ya bahwa kalau saya pribadi dan keluarga saya tidak akan ikut andil ya, ini semua kontraktor-kontraktor kita tidak ada kaitan. Kecuali satu. Saya selalu terbuka," ujarnya dalam Pencanangan Pembangunan Hunian dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin, (17/3/2026).
Namun, Hashim menitipkan kepada pengembang yang akan membangun program 3 juta rumah untuk memasang internet rakyat. Ia memastikan, internet rakyat yang kembangkan perusahaanya yaitu PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge dipatok dengan harga yang terjangkau.
Selain itu, tender internet rakyat ini juga akan dilakukan secara terbuka melibatkan para lembaga lain.
"Kecuali satu. Saya selalu terbuka. Internet murah, Rp100 ribu per bulan bermanfaat. Nanti saya titip nanti ya. Tapi terbuka. Ya, BPK, BPKP, KPK nanti terbuka ya, nanti," ucapnya.
Menurut Hashim, tujuan Program 3 Juta Rumah ini sangat mulia, karena selain menumbuhkan ekonomi Indonesia hingga 8 persen, juga bisa mencapai keadilan sosial dari pemerataan distribusi rumah.
"Dua-duanya bisa mencapai. Kita bisa mencapai keadilan sosial sekaligus pertumbuhan ekonomi. Saya kira ini bukan ilmu roket. Ini anak-anak S1 sudah tahu makro ekonomi," bebernya.
Hashim menambahkan, Program 3 juta rumah ini juga bisa menggairahkan bisnis turunan, seperti semen hingga besi yang dipasok dari produsen lokal.
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Harus Hidup Sesuai Kemampuan, Defisit Fiskal Tetap Dijaga
"Ya dengan ini, dan seperti nanti kita saksikan begitu banyak pasokan-pasokan dari semen, dari mebel, dari kabel listrik, dari besi, dari kayu, ini semuanya ada kaitan dan bisa dipasok," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan
-
Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya