Bisnis / Makro
Rabu, 18 Maret 2026 | 08:43 WIB
Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pemerintah melakukan efisiensi anggaran K/L sebagai tindak lanjut arahan Presiden menjaga defisit APBN 2026 di bawah 3 persen.
  • Fokus efisiensi mencakup biaya perjalanan dinas luar negeri dan penundaan proyek gedung baru yang tidak mendesak.
  • Program prioritas seperti MBG dan Koperasi Merah Putih dipastikan aman dari pemotongan anggaran pemerintah pusat.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang skema teknis efisiensi ini yang diperkirakan rampung dalam waktu satu minggu.

Berbeda dengan kebijakan tahun 2025, langkah efisiensi kali ini tidak memerlukan Instruksi Presiden (Inpres) baru karena mekanisme penyesuaian akan langsung menyasar unit-unit belanja di K/L.

Selain alasan domestik, pengetatan anggaran ini juga dipicu oleh kewaspadaan terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi global.

Hingga saat ini, pemerintah masih terus melakukan audit mendalam untuk menentukan besaran final pemangkasan, yang nantinya akan diumumkan secara resmi oleh Presiden.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, menambahkan bahwa pengawasan ketat terhadap belanja non-mendesak akan terus dilakukan guna memastikan setiap rupiah APBN tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Load More