- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan adanya ruang efisiensi pada anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026.
- Realisasi serapan anggaran MBG mencapai Rp44 triliun atau 13,1% dari pagu Rp335 triliun per 9 Maret 2026.
- Program MBG hingga Maret 2026 telah menjangkau 61,62 juta penerima di seluruh wilayah Indonesia.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai masih adanya ruang efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki pagu Rp 335 triliun di tahun 2026.
"Dia akan diefisienkan, cara mereka belanjanya," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Rabu (18/3/2026).
Menkeu Purbaya mengakui kalau MBG adalah program yang bagus dari Pemerintah. Sebab banyak masyarakat yang dianggapnya tak mampu memenuhi gizi anak.
Maka dari itu ia membuka opsi untuk mengoptimalkan cara belanja di program MBG andalan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
"Saya pikir MBG itu program yang bagus, entar dimarahin orang lagi. Program yang bagus itu, karena orang kita enggak semuanya kaya. Banyak yang miskin, akhirnya kuntet. Itu bagus, hanya pelaksanaannya dioptimalkan saja," lanjut dia.
Bendahara Negara tak menampik kalau anggaran MBG tak harus mencapai Rp 335 triliun di tahun ini, namun belanja tetap dioptimalkan.
"Saya pikir gitu, enggak harus Rp 335 triliun," pungkasnya.
MBG serap anggaran Rp 44 triliun hingga 9 Maret 2026
Sebelumnya Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan realisasi serapan anggaran MBG mencapai Rp 44 triliun per 9 Maret 2026. Angka ini setara 13,1 persen dari total anggaran Rp 335 triliun.
Suahasil menjelaskan, MBG telah menjangkau 61,62 juta penerima dengan didukung 25.082 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Baca Juga: Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
Dari total penerima tersebut, sekitar 49,9 juta merupakan siswa. Sementara 10,5 juta lainnya berasal dari kelompok non siswa yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Berdasarkan wilayah sebaran, Pulau Jawa mencatat jumlah penerima terbesar dengan 35,47 juta orang, diikuti Sumatera sebanyak 12,63 juta penerima, serta Kalimantan 2,63 juta penerima.
Selanjutnya, Sulawesi tercatat memiliki 4,49 juta penerima, Maluku-Papua 2,88 juta penerima, serta Bali-Nusa Tenggara sebanyak 3,52 juta penerima.
Berita Terkait
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir
-
Emiten TAPG Ikut Terlibat Program MBG, Ini Perannya
-
Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman
-
Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur
-
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit
-
Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa
-
Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik
-
Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis