- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat 1,93% meskipun investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp163 miliar.
- Penguatan pasar modal global dipicu meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran serta kenaikan ekspor Asia.
- Analis merekomendasikan strategi spekulatif beli pada sejumlah saham pilihan dengan mempertimbangkan target harga dan batas risiko.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup menguat sebesar 1,93%.
Meskipun mencatatkan kenaikan, perdagangan tersebut diiringi dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing dengan nilai akumulasi sekitar Rp163 miliar.
Berdasarkan data aktivitas pasar, beberapa saham perbankan dan komoditas menjadi sasaran jual bersih terbesar oleh pemodal asing, yaitu BMRI, BBRI, BBNI, ANTM, dan ITMG.
Untuk pergerakan hari ini, IHSG diproyeksikan memiliki potensi untuk melanjutkan tren penguatan, didorong oleh membaiknya sentimen pasar global.
Secara teknikal, area support indeks saat ini berada pada rentang 7.025 hingga 7.130, sementara area resistance berada pada rentang 7.200 hingga 7.300.
Sentimen Global: Wall Street dan Bursa Asia Bergerak Menguat
Pasar saham Amerika Serikat (Wall Street) kompak ditutup menguat pada perdagangan hari Rabu (1/4/2026). Indeks Dow Jones tercatat naik 0,48%, S&P 500 menguat 0,72%, dan Nasdaq Composite mengalami kenaikan sebesar 1,16%.
Penguatan di bursa AS ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Penurunan risiko geopolitik ini turut memberikan dampak langsung pada pasar energi, di mana harga minyak mentah jenis WTI melemah 1,24% ke level US$ 100,12 per barel dan minyak Brent turun 2,7% ke level US$ 101,16 per barel.
Baca Juga: Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK
Investor saat ini juga menantikan kejelasan arah kebijakan lebih lanjut melalui pidato resmi pemerintah AS.
Searah dengan bursa AS, pasar saham di kawasan Asia-Pasifik juga bergerak di zona hijau. Indeks Kospi di Korea Selatan melonjak signifikan sebesar 8,4%, didukung oleh data ekspor bulan Maret 2026 yang tumbuh 48,3% secara tahunan (year on year) akibat tingginya permintaan produk semikonduktor.
Sementara itu, indeks Nikkei 225 di Jepang juga ditutup melesat sebesar 5,2%.
Ide Perdagangan Saham Hari Ini
Berdasarkan analisis teknikal harian BNI Sekuritas, berikut adalah beberapa saham yang dapat diperhatikan untuk aktivitas perdagangan hari ini:
EMTK: Speculative Buy di area 745-760, dengan batas cutloss di bawah 725 dan target terdekat pada rentang 785-820.
Berita Terkait
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor