Penyewaan Alat Berat: Memanfaatkan kesiapan armada besar untuk disewakan ke berbagai proyek eksternal.
Portofolio PPRE dalam pengerjaan infrastruktur nasional sangat mentereng. Beberapa proyek prestisius yang sukses digarap di antaranya adalah pembangunan Runway 3 (Seksi 1) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, proyek pembangunan Bandara Kediri, pembangunan dermaga di Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga pembangunan Pelabuhan Patimban.
Untuk mendukung seluruh pengerjaan tersebut, hingga akhir tahun 2025 lalu, PPRE tercatat mengoperasikan armada alat berat sebanyak 1.398 unit. Kesiapan alat ini pula yang membantu perusahaan meraup kontrak baru sebesar Rp3,2 triliun hingga pertengahan 2025, di mana sekitar 89,58 persen di antaranya disumbang oleh sektor jasa pertambangan dan konstruksi.
Kepemilikan Saham
PPRE resmi menjadi perusahaan terbuka pada tahun 2017 melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO).
Saat itu, perseroan melepas 2,35 miliar lembar saham ke publik dengan harga Rp430 per saham dan berhasil menghimpun dana segar senilai Rp1,01 triliun.
Berdasarkan data registrasi pemegang efek per akhir November 2025, peta kepemilikan saham PPRE adalah sebagai berikut:
PT PP (Persero) Tbk (PTPP): Selaku pemegang saham pengendali dan induk usaha, menguasai mayoritas saham sebanyak 7,87 miliar lembar atau setara dengan 76,99 persen.
Masyarakat (Non-Warkat): Memiliki porsi kepemilikan sebanyak 2,24 miliar lembar saham atau setara dengan 21,93 persen.
Baca Juga: Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global
Secara mutlak, penerima manfaat akhir atau pemilik sesungguhnya dari entitas PPRE ini tetap bermuara pada PT PP (Persero) Tbk selaku entitas induknya.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak
-
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun