- Operator SPBU swasta di Jakarta tidak menaikkan harga BBM nonsubsidi pada awal April 2026 meski harga minyak dunia melonjak.
- Jaringan SPBU Vivo, BP-AKR, dan Shell mempertahankan harga jual Maret meskipun beberapa produk mengalami kekosongan stok di lapangan.
- Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan pihak istana menjamin stabilitas harga serta ketersediaan pasokan BBM bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Suara.com - Sejumlah operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta di wilayah ibu kota terpantau belum mengambil langkah untuk menaikkan harga produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mereka pada awal April 2026 ini.
Keputusan untuk mempertahankan harga yang berlaku pada bulan Maret lalu tersebut tetap diambil oleh pihak pengelola SPBU, kendati pergerakan harga minyak mentah di kancah internasional secara konsisten terus bertengger di atas level 100 dolar AS per barel.
Pergerakan harga BBM nonsubsidi di Indonesia biasanya sangat sensitif dan langsung merefleksikan pergerakan indeks minyak mentah dunia (seperti Brent atau WTI) serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
Sehingga, bertahannya harga BBM di beberapa jaringan SPBU swasta di tengah melambungnya harga minyak mentah dunia saat ini menjadi hal yang cukup menyita perhatian publik.
Harga BBM di SPBU Vivo dan BP-AKR
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Kamis, 2 April 2026, harga jual eceran sejumlah produk bahan bakar di jaringan SPBU milik PT Vivo Energy Indonesia tidak mengalami fluktuasi.
Sebagai contoh, di SPBU Vivo yang berlokasi di kawasan Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, label harga masih mencerminkan kebijakan bulan sebelumnya.
Revvo 92: Masih dipasarkan kepada konsumen dengan harga eceran sebesar Rp12.390 per liter.
Revvo 95: Dibanderol dengan harga Rp12.930 per liter.
Di sisi lain, untuk jenis Revvo 90 serta Primus Diesel Plus di lokasi tersebut, papan informasi menunjukkan bahwa ketersediaan stok produk sedang tidak tersedia atau kosong.
Baca Juga: Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
Kondisi yang serupa juga terjadi pada jaringan pengisian bahan bakar BP-AKR. Di salah satu gerainya yang terletak di Jalan Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan, tidak terlihat adanya penyesuaian harga jual untuk seluruh lini produk bahan bakar mereka. Pengelola SPBU masih mempertahankan struktur harga yang telah ditetapkan pada periode Maret.
BP 92: Tetap dipatok pada angka Rp12.390 per liter.
BP Ultimate: Dipasarkan seharga Rp12.930 per liter.
BP Ultimate Diesel: Konsumen masih dapat menebusnya dengan harga Rp14.620 per liter.
Harga BBM Shell
Bergerak ke arah SPBU milik jaringan Shell Indonesia yang berada di ruas Jalan DR. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, situasinya sedikit berbeda karena ketersediaan seluruh jenis produk BBM di lokasi tersebut terpantau kosong.
Berita Terkait
-
Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu
-
Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum
-
4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah