- Kerja sama dengan ExxonMobil menjadi langkah penting memperkuat sektor energi nasional di tengah gejolak global.
- Pemerintah menekankan pentingnya energi yang tangguh dan berkelanjutan untuk menjawab tantangan masa depan.
- Kolaborasi ini berpotensi meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kontribusi sektor energi terhadap perekonomian nasional.
Suara.com - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria melakukan pertemuan dengan jajaran ExxonMobil. Pertemuan ini membahas soal kerja sama untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Dony bertemu langsung dengan SVP Upstream Conventional & Heavy Oil ExxonMobil, Peter Larden, serta President ExxonMobil Indonesia, Wade Floyd, untuk membahas dinamika dan peluang sektor energi global.
Langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia di tengah ketidakpastian sektor energi dunia yang dipengaruhi faktor geopolitik dan fluktuasi harga minyak.
Dony menekankan pentingnya kolaborasi erat antara Indonesia dan mitra global guna menjaga ketahanan energi nasional.
"Kolaborasi yang semakin erat diharapkan dapat memperkuat sektor energi nasional agar lebih tangguh, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Dony dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4/2026).
Kerja sama dengan ExxonMobil dinilai strategis mengingat perusahaan energi asal Amerika Serikat tersebut telah memiliki rekam jejak panjang di Indonesia, yakni lebih dari 125 tahun.
Selama periode tersebut, ExxonMobil disebut telah berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan penerimaan negara dari sektor energi.
Pertemuan ini sekaligus membuka peluang penguatan sinergi antara BUMN dan mitra global dalam mendorong pengembangan sektor energi nasional yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Selain itu, dialog strategis ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan sektor energi nasional mampu menjawab tantangan global sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan dalam negeri.
Baca Juga: Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung
Melalui kolaborasi yang konstruktif, BUMN diharapkan dapat memainkan peran lebih besar dalam membangun ekosistem energi yang kuat, berdaya saing, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara