Bisnis / Energi
Senin, 06 April 2026 | 08:54 WIB
Kapal tanker milik Pertamina untuk distribusi BBM dan LPG ke wilayah pelosok. [Dokumentasi Pertamina].
Baca 10 detik
  • Armada yang terdiri dari kapal BBM dan LPG memastikan distribusi energi menjangkau daerah terpencil di seluruh Indonesia.
  • Distribusi energi sangat bergantung pada logistik laut karena banyak wilayah tidak bisa diakses melalui jalur darat.
  • Penyaluran energi yang lancar mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi di wilayah pelosok.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mengerahkan total 148 kapal yang terdiri dari 139 kapal pengangkut BBM dan 9 kapal pengangkut LPG untuk distribusi energi.

Tak hanya kota besar, tetapi juga untuk menjangkau wilayah kepulauan hingga daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Armada ini melayani penyaluran energi ke 57 wilayah 3T yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menegaskan pentingnya kesiapan armada laut dalam menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia.

"Distribusi energi di Indonesia menghadapi tantangan geografis yang beragam. Karena itu, kami terus menjaga kesiapan armada logistik laut agar penyaluran energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan dan 3T, secara berkelanjutan," ujar Ega seperti dikutip, Senin (6/4/2026).

Kapal tanker milik Pertamina untuk distribusi BBM dan LPG ke wilayah pelosok. [Dokumentasi Pertamina].

Ia menambahkan, keberadaan armada kapal yang dikelola secara terintegrasi menjadi faktor penting dalam memastikan energi dapat tersalurkan dari titik suplai hingga ke wilayah dengan akses terbatas.

Dengan dukungan armada tersebut, distribusi energi tetap berjalan lancar guna menopang aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Selain itu, seluruh proses distribusi juga dijalankan dengan mengedepankan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan pasokan energi nasional.

Melalui optimalisasi armada logistik laut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan energi hingga ke pelosok negeri, dari kota besar hingga wilayah 3T.

Baca Juga: Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Load More