- IHSG ditutup anjlok 3,54 persen ke level 6.094 pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026 akibat tekanan jual masif.
- Pelemahan dipicu kebijakan sektor energi, aturan ekspor komoditas, kenaikan suku bunga, serta isu margin call saham TPIA.
- Pasar merespons negatif kondisi tersebut dengan pelemahan nilai tukar rupiah dan potensi IHSG menguji level psikologis 6.000.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berdarah terus hingga tembus level psikologis pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. IHSG ditutup turun 3,54 persen ke posisi 6.094.
Riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan, tekanan jual yang terjadi sepanjang hari membuat IHSG betah di zona merah.
Riset itu menjelaskan seluruh sektor saham berada di zona merah pada perdagangan hari ini. Tekanan paling dalam terjadi pada sektor energi yang anjlok 6,91 persen.
"Pelemahan dipicu oleh turunnya harga minyak mentah dan kebijakan Menteri ESDM yang memerintahkan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas untuk segera menyerahkan hak partisipasi sebesar 10 persen kepada pemerintah daerah," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Selain itu, pasar juga merespons negatif kebijakan pemerintah terkait ekspor CPO dan batu bara melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Sentimen kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia turut menekan saham-saham sektor perbankan dan pertambangan.
Tidak hanya itu, isu margin call yang menyeret saham PT Chandra Asri Pacific Tbk atau TPIA ikut memperburuk psikologis pasar.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan. Mata uang Garuda ditutup turun 0,07 persen ke level Rp17.667 per dolar AS.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG telah menutup gap di area 6.092. Namun apabila tekanan jual terus berlanjut, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level psikologis 6.000.
"Support kuat berikutnya berada di level 5.882," tulis Phintraco Sekuritas.
Baca Juga: IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 33,81 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,47 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,12 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 91 saham bergerak naik, sedangkan 700 saham mengalami penurunan, dan 168 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain SOTS, BOBA, ENAK, APLI, dan KOBX.
Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah BUKK, IRSX, ENRG, POLU, dan RAJA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa
-
Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN
-
Hormati Kontrak, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Pemotongan Kuota Ekspor Gas pada 2026
-
Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam
-
Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok
-
Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI
-
Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara
-
ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya
-
Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara
-
Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!