- Pertumbuhan jumlah penghuni dan aktivitas kawasan membuka peluang usaha di berbagai sektor seperti kuliner, jasa, dan ritel.
- Konektivitas baru membuat mobilitas lebih lancar, meningkatkan daya tarik kawasan bagi pelaku usaha dan investor.
- Transformasi dari hunian ke kawasan terpadu menjadikan Park Serpong sebagai pusat aktivitas ekonomi yang terus berkembang.
Suara.com - Kawasan Serpong menjadi buruan para pelaku usaha untuk memulai bisnis. Apalagi, kini banyak infrastruktur penunjang yang bisa membuat bisnis semakin ramai.
Salah satu wilayah Serpong yang diburu yaitu, kawasan Park Serpong yang tidak hanya sebagai pusat hunian sekaligus aktivitas ekonomi baru di Tangerang.
Seiring bertambahnya jumlah penghuni dan meningkatnya aktivitas kawasan, membuka peluang besar bagi berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, jasa, hingga ritel yang melayani kebutuhan sehari-hari warga.
Kawasan Park Serpong kini didukung oleh dua akses baru, yakni koneksi menuju Gading Serpong melalui Symphonia/Danau Melody serta akses menuju Jalan Diklat Pemda yang mengarah ke Curug–Karawaci.
Kehadiran akses baru tersebut memberikan dampak signifikan, mulai dari memangkas waktu tempuh ke pusat bisnis dan pusat perbelanjaan, menyediakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan, hingga meningkatkan nilai properti di dalam kawasan.
Melihat potensi tersebut, LippoLand menghadirkan hunian komersial baru berupa THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive. Kedua produk ini dirancang untuk mendukung aktivitas bisnis dengan konsep modern dan fleksibel.
THE HIVE TERAZA hadir di kawasan loop commercial ParkHills Boulevard yang memiliki trafik tinggi karena berada di jalur utama kawasan.
Selain itu, unit ini dilengkapi dengan alfresco area di lantai satu yang cocok untuk bisnis kuliner, serta roof terrace di lantai tiga sebagai area tambahan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Sementara itu, SOHO TREETOPS berlokasi di pintu masuk klaster Hillsdale Park Serpong, menjadikannya memiliki visibilitas tinggi. Mengusung konsep Small Office Home Office (SOHO), unit ini dapat difungsikan sebagai ruang usaha sekaligus tempat tinggal.
Baca Juga: Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
CEO LippoLand, David Iman Santosa, mengatakan pihaknya terus menghadirkan produk inovatif untuk mendukung pertumbuhan kawasan.
"Park Serpong kami rancang sebagai kota yang dinamis, inklusif, dan relevan bagi berbagai segmen masyarakat," ujarnya seperti dikutip, Selasa (7/4/2026).
Selain pengembangan komersial, LippoLand juga memperkuat fasilitas kawasan melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung gaya hidup.
Bersama Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, LippoLand menghadirkan Lentera National – Park Serpong yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Dengan berbagai pengembangan tersebut, Park Serpong diproyeksikan semakin menarik sebagai kawasan hunian sekaligus pusat bisnis baru, didukung konektivitas yang terus membaik dan fasilitas yang semakin lengkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata
-
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?