- OJK sedang merevisi aturan Rencana Bisnis Bank untuk mendorong perbankan menyalurkan kredit ke program prioritas pemerintah nasional.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai langkah tersebut positif guna mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan ke sektor riil.
- Revisi regulasi ini mencakup dukungan untuk program Makan Bergizi Gratis, perumahan, serta koperasi di seluruh desa dan kelurahan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi soal rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan menyesuaikan aturan Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk lebih aktif menyalurkan kredit ke program prioritas Pemerintah.
Menkeu Purbaya menilai kalau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini masih cukup untuk membiayai program Pemerintah. Ia berpandangan kalau aturan itu justru mendorong perbankan untuk membiayai sektor riil maupun pembangunan.
"Enggak, yang itu sudah cukup semua dari Pemerintah. Tapi kan masih nanti ada program-program pembangunan yang lain di mana mungkin selama ini bank-bank malas, sukanya taruh di bank sentral (BI) uangnya. Mungkin didorong ke arah sana, ke sektor riil dan pembangunan," katanya di Kejaksaan Agung (Kejagung), dikutip Minggu (12/4/2026).
Bendahara Negara berpandangan kalau peraturan OJK itu akan positif untuk mendorong program prioritas Pemerintah. Tapi dirinya mengakui masih belum melihat rencana regulasi tersebut lebih lengkap.
"Itu kalau dikerjakan mestinya bagus. Tapi saya belum lihat seperti apa peraturannya. Nanti saya asses dulu peraturannya seperti apa," lanjutnya.
Lebih lanjut Purbaya menegaskan bahwa perbankan mesti melakukan fungsi intermediasi yang nantinya berdampak positif ke pembangunan.
“Setiap upaya untuk memastikan bank melakukan fungsi intermediasinya, yaitu memberi pinjaman, itu bagus buat ekonomi,” jelasnya.
Mengutip Antara, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan OJK saat ini tidak hanya berfokus untuk menjaga stabilitas sistem keuangan melainkan juga mendorong sektor jasa keuangan agar lebih berperan terhadap pembangunan nasional.
Maka dari itu, pihaknya menyiapkan Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) untuk penyesuaian ketentuan RBB, yang salah satunya mengkaji dukungan perbankan untuk menyasar program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Program 3 Juta Rumah, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau Kopdes Merah Putih.
Baca Juga: Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
Aturan mengenai RBB sebelumnya diatur dalam POJK Nomor 5 Tahun 2016 tentang RBB. Saat ini, OJK tengah melakukan revisi terhadap aturan tersebut dengan membuka permintaan tanggapan dari masyarakat atas rancangan regulasi dimaksud, sebagaimana disampaikan melalui situs resmi OJK.
Tag
Berita Terkait
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Momen Haru Irene Red Velvet Raih Kemenangan Solo Perdana, Kalahkan BTS!
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?
-
Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis