Bisnis / Keuangan
Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB
Ilustrasi perdagangan saham global. [Unsplash].
Baca 10 detik
  • Indodax meluncurkan tokenized stocks untuk memudahkan investor Indonesia membeli tujuh saham perusahaan global melalui platform kripto.
  • Teknologi blockchain Solana memungkinkan transaksi saham secara real-time selama 24 jam dengan sistem kepemilikan aset fraksional.
  • Perdagangan resmi dimulai pada 16 April 2026 di Jakarta tanpa memerlukan akun broker internasional yang kompleks.

Suara.com - Investor Indonesia baik ritel maupun kakap bisa mendapatkan akses terhadap saham global. Hal ini setelah platform aset kripto Indodax melakukan inovasi tokenized stocks.

Dalam inovasi itu, para investor dalam negeri dimungkinkan membeli saham perusahaan ternama tanpa perlu membuka akun broker luar negeri.

Setidaknya ada tujuh aset tokenized stocks yang merepresentasikan saham perusahaan global, seperti Tesla, Alphabet Inc., NVIDIA, Apple, hingga Amazon.

Aset ini diperdagangkan dalam bentuk token berbasis blockchain di jaringan Solana, dengan nilai yang dipatok 1:1 terhadap harga saham aslinya di pasar modal.

ilustrasi perdagangan saham global. [Unsplash].

Vice President Indodax, Antony Kusuma, mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari tren global yang menggabungkan pasar keuangan tradisional dengan teknologi digital.

"Melalui tokenized stocks, kami melihat adanya pergeseran cara investor mengakses aset global menjadi lebih terbuka dan fleksibel. Ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga bagaimana teknologi blockchain dapat menyederhanakan proses yang sebelumnya lebih kompleks," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Melalui skema ini, investor tidak lagi harus melalui proses pembukaan akun broker internasional yang umumnya memerlukan persyaratan lebih kompleks.

Sebaliknya, pembelian dapat dilakukan langsung melalui platform kripto dengan proses yang lebih sederhana.

"Namun, pemahaman terhadap mekanisme dan risiko tetap menjadi hal penting agar investor dapat mengambil keputusan secara bijak," katanya.

Baca Juga: 5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

Selain itu, tokenized stocks juga memungkinkan kepemilikan saham secara fraksional, sehingga investor dapat membeli dalam jumlah kecil sesuai kemampuan.

Sistem berbasis blockchain juga memungkinkan transaksi dilakukan secara real-time dan dapat diakses selama 24 jam tanpa batasan waktu perdagangan seperti di bursa konvensional.

Meski menawarkan kemudahan, investor tetap perlu memahami karakteristik instrumen ini. Perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto yang berjalan 24 jam dan bursa saham tradisional berpotensi menimbulkan selisih harga pada waktu tertentu.

Adapun, pembukaan deposit untuk aset ini mulai 9 April 2026, sementara perdagangan resmi dimulai pada 16 April 2026.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More