- Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,32 persen ke level 7.645 pada awal perdagangan Jumat, 17 April 2026.
- Sebanyak 288 saham mengalami kenaikan dengan total transaksi mencapai Rp 923 miliar di Bursa Efek Indonesia.
- BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG terbatas karena tekanan aksi jual investor asing serta ketidakpastian geopolitik global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit pada awal perdagangan, Jumat, 17 April 2026. IHSG naik 0,32 persen ke level 7.645.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG masih menghijau 0,28 persen ke level 7.642.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,61 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 923 miliar, serta frekuensi sebanyak 165.000 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 288 saham bergerak naik, sedangkan 208 saham mengalami penurunan, dan 463 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, DEFI, WBSA, SEMA, MLPT, SOTS, RICY, MBTO.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PSDN, PACK, BIKE, IMJS, ARNA, IMAS, EMDE, AYLS.
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini, di tengah tekanan aksi jual investor asing dan ketidakpastian global.
Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas dalam l IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang support di level 7.500 dan resistance di 7.700.
Baca Juga: Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG tercatat melemah tipis 0,03 persenke level 7.621. Pelemahan ini terjadi di tengah derasnya aksi jual investor asing dengan nilai net sell mencapai Rp 1,01 triliun.
Tekanan utama datang dari saham-saham perbankan, seiring posisi IHSG yang sudah mendekati area resistance psikologis di level 7.700.
Di sisi global, sentimen pasar masih dipengaruhi kondisi geopolitik di Timur Tengah yang belum stabil. Penundaan pertemuan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran turut menambah kekhawatiran pelaku pasar.
Situasi ini membuat investor cenderung bersikap hati-hati atau risk off, sehingga membatasi ruang penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones Industrial Average naik 0,24% ke level 48.578,72, diikuti S&P 500 yang menguat 0,26% ke 7.041,28, serta Nasdaq Composite yang naik 0,36% ke 24.102,70.
Kendati demikian, sentimen positif dari Wall Street belum cukup kuat untuk mendorong IHSG melanjutkan penguatan.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni EMTK, INCO, dan KAQI.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
-
Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik
-
IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I
-
Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
-
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
-
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali
-
Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD
-
Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi
-
Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat