Bisnis / Keuangan
Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB
Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan naik 0,20 persen ke level 7.636 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 17 April 2026.
  • Sentimen positif global dipicu pernyataan Presiden AS terkait konflik Iran serta gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
  • Pemerintah Indonesia mendapatkan sentimen positif dari lembaga pemeringkat S&P yang memberikan peringkat kredit investment grade BBB stabil.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih kuat menghijau pada sesi pertama perdagangan Jumat, 17 April 2026 di tengah kombinasi sentimen global dan domestik yang cenderung positif. IHSG naik 15,51 poin atau 0,20 persen ke level 7.636 pada sesi I.

Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas, penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang justru didominasi pelemahan. Investor di kawasan tersebut cenderung melakukan aksi ambil untung setelah reli kuat dalam beberapa waktu terakhir.

Sentimen global masih dipengaruhi perkembangan geopolitik, khususnya terkait konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa perang dengan Iran akan segera berakhir.

Trump menyebut Teheran telah menyetujui sejumlah persyaratan, termasuk menghentikan ambisi nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Selain itu, ia juga mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang dinilai dapat membuka jalan bagi negosiasi lanjutan antara AS dan Iran.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) akan memberikan peringkat kredit Indonesia di level investment grade BBB dengan outlook stabil.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 22,37 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,16 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,36 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 355 saham bergerak naik, sedangkan 304 saham mengalami penurunan, dan 300 saham tidak mengalami pergerakan.

Baca Juga: IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Pada sesi pertama hari ini, sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan, di antaranya NIRO, DEFI, AGAR, WBSA, dan KETR.

Sementara itu, saham yang mengalami pelemahan terbesar meliputi DEPO, BIKE, AYLS, PSDN, dan IMJS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More