- GoPay mencatat 26 juta pengguna aktif bulanan dengan total transaksi mencapai lebih dari 600 juta per bulan.
- Presiden Direktur GoTo Financial menyatakan GoPay kini menyediakan layanan keuangan menyeluruh yang mudah diakses semua masyarakat.
- Aplikasi ini menawarkan fitur keamanan berlapis, biaya transfer gratis, serta berbagai promo guna mendukung inklusi keuangan nasional.
Suara.com - Aplikasi dompet digital, GoPay mencatat telah memiliki 26 juta pengguna aktif hingga saat ini. Jumlah itu merupakan pengguna aktif yang bertransaksi setiap bulan.
Presiden Direktur GoTo Financial, Sudhanshu Raheja, mengatakan saat ini GoPay juga bukan hanya sebagai alat pembayaran saja, tetapi juga untuk layanan keuangan yang menyeluruh.
"Aplikasi GoPay menyediakan layanan keuangan yang murah dan lengkap untuk kebutuhan sehari-hari. Didukung dengan tampilan yang simpel dan ukuran aplikasi yang ringan, aplikasi GoPay dapat diunduh dan digunakan dengan mudah di berbagai jenis smartphone," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, pertumbuhan pengguna tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang mudah diakses.
"Saat ini, layanan GoPay memiliki lebih dari 26 juta pengguna aktif bertransaksi bulanan dan terus mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Kami berkomitmen untuk bisa memberikan akses finansial yang mudah dan aman bagi seluruh masyarakat," imbuhnya.
Selain jumlah pengguna yang besar, aktivitas transaksi di platform ini juga terbilang masif. GoPay mencatat lebih dari 600 juta transaksi setiap bulan, mencerminkan tingginya penggunaan layanan dalam aktivitas keuangan sehari-hari.
Untuk menarik minat pengguna, GoPay menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari harga lebih murah untuk pembelian pulsa dan paket data hingga promo kebutuhan harian. Tak hanya itu, pengguna juga dapat menikmati fasilitas transfer gratis hingga 100 kali per bulan ke sesama pengguna maupun ke rekening bank tanpa biaya administrasi.
Di sisi lain, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. GoPay membekali aplikasinya dengan sistem perlindungan berlapis, termasuk penggunaan biometrik. Pengguna juga akan mendapatkan indikator safety score meter hingga 100 persen setelah memenuhi langkah-langkah keamanan yang disediakan di dalam aplikasi.
Dengan berbagai inovasi tersebut, GoPay terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri keuangan digital sekaligus mendukung pemerataan akses layanan finansial di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
-
Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni
-
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun