- BP Batam mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp17,4 triliun pada Triwulan I 2026, tumbuh fantastis mencapai 102,85 persen secara tahunan.
- Peningkatan investasi didorong oleh pertumbuhan Penanaman Modal Dalam Negeri yang agresif serta dominasi sektor industri mesin dan elektronik.
- Capaian tersebut menjadikan Batam sebagai penggerak utama ekonomi Kepulauan Riau dengan kontribusi 73,5 persen dari total investasi wilayah.
Suara.com - Badan Pengusahaan Batam atau BP Batam mengawali tahun 2026 dengan performa ekonomi yang luar biasa. Berdasarkan data terbaru, realisasi investasi di kawasan industri strategis ini berhasil menembus angka Rp17,4 triliun pada Triwulan I 2026.
Angka ini mencerminkan pertumbuhan fantastis sebesar 102,85 persen secara tahunan (year-on-year), dan naik 68,92 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter).
Capaian ini tidak hanya menjadi rekor baru bagi Batam, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai motor penggerak utama ekonomi di wilayah barat Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Lonjakan investasi yang mencapai lebih dari dua kali lipat ini menjadi sinyal kuat bahwa daya tarik Batam di mata investor, baik domestik maupun mancanegara, tetap berada di level tertinggi.
Keseimbangan Struktur Investasi: PMA dan PMDN Beradu Cepat
Salah satu poin menarik dari laporan realisasi investasi kali ini adalah, komposisi modal yang semakin seimbang.
Penanaman Modal Asing (PMA) masih mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp8,8 triliun.
Namun, yang mencuri perhatian adalah lonjakan tajam Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp8,5 triliun.
Sektor PMDN mencatatkan pertumbuhan luar biasa hingga 216 persen secara tahunan.
Baca Juga: Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
Fenomena ini mengindikasikan bahwa pengusaha nasional kini semakin percaya diri untuk menanamkan modal dan melakukan ekspansi di Batam.
Kepercayaan investor domestik ini dipicu oleh stabilitas ekonomi kawasan, serta kemudahan perizinan yang terus dioptimalkan oleh BP Batam.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengungkapkan, pencapaian ini adalah buah dari konsistensi dalam menjaga iklim investasi yang kondusif.
Ia menekankan, kecepatan eksekusi menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan global.
“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar Achmad, Kamis (23/4/2026).
Manufaktur dan Elektronik Masih Jadi Primadona
Berita Terkait
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju