- Bank Indonesia melaporkan penyaluran kredit baru pada kuartal pertama tahun 2026 mengalami perlambatan dibandingkan kuartal sebelumnya.
- Perbankan menerapkan standar penyaluran kredit yang lebih berhati-hati melalui pengetatan jangka waktu serta persyaratan administrasi kredit.
- Penyaluran kredit diproyeksikan meningkat pada kuartal kedua 2026 dengan kondisi ekonomi yang tetap terjaga hingga akhir tahun.
Suara.com - Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan penyaluran kredit baru pada kuartal-I 2026 sedikit melambat.
Adapun penyaluran kredit baru pada kuartal-I 2026 akan lebih rendah dibandingkan kuartal-IV 2025.
Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono mengatakan hal ini sesuai dengan pola historisnya. Kondisi ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 38,74 persen pada kuartal-I 2026.
"Pertumbuhan kredit tersebut utamanya didorong oleh kredit konsumsi," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Dia mengatakan, standar penyaluran kredit perbankan pada Kuartal-I 2026 terindikasi lebih berhati-hati dibandingkan kuartal-IV 2025. Hal ini tecermin dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 0,15.
"Kebijakan penyaluran kredit yang lebih berhati-hati tersebut, antara lain pada aspek jangka waktu kredit dan persyaratan administrasi," katanya.
Selanjutnya, pada Kuartal-II 2026, penyaluran kredit baru diprakirakan meningkat dengan SBT sebesar 96,65 persen.
Adapun, standar penyaluran kredit diprakirakan lebih longgar, dengan ILS negatif sebesar 2,88.
Responden memperkirakan outstanding kredit sampai dengan akhir tahun 2026 terus tumbuh.
Baca Juga: Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
Kondisi tersebut antara lain ditopang oleh prospek kondisi ekonomi dan moneter yang tetap positif serta risiko dalam penyaluran kredit yang terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
-
Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen
-
Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax
-
MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG
-
Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup
-
Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi
-
Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah
-
Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia