- IHSG merosot 0,32 persen ke level 7.106 pada perdagangan Senin, 27 April 2026 akibat aksi jual investor asing.
- Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp 2 triliun, yang didominasi oleh saham perbankan berkapitalisasi pasar besar.
- Akumulasi dana asing yang keluar sejak awal tahun mencapai Rp 41,50 triliun meski beberapa saham lain masih diminati.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih merana hari ini dengan merosot 0,32 persen ke level 7.106 pada perdagangan, Senin, 27 April 2026. Pelemahan tak lepas dari aksi jual asing di saham-saham dengan kapitalisasi saham besar atau big caps.
Mengutip data Phillip Sekuritas Indonesia, pada perdagangan Senin ini investor membawa kabur dananya dari pasar modal Indonesia sebanyak Rp 2,00 triliun
Secara total, Arus dana asing yang keluar tersebut menambah akumulasi year to date (YTD) menjadi Rp 41,50 triliun.
Tekanan jual asing terlihat dominan pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan nilai jual bersih terbesar mencapai Rp 896,04 miliar, diikuti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 678,51 miliar.
Selain sektor perbankan, saham tambang dan konglomerasi juga tak luput dari aksi jual. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat net sell Rp 92,25 miliar, sementara PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 68,15 miliar.
Di tengah derasnya arus keluar dana asing, sejumlah saham justru masih diborong investor asing.
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi salah satu yang mencatatkan net buy terbesar sebesar Rp 85,85 miliar, disusul PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 60 miliar dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 50,94 miliar.
Saham lainnya yang juga masuk daftar pembelian bersih asing adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sebesar Rp38,78 miliar dan PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp37,66 miliar.
Kinerja IHSG
Baca Juga: Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 30,53 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,55 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,17 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 423 saham bergerak naik, sedangkan 286 saham mengalami penurunan, dan 250 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, JAWA, ESIP, IFSH, BOBA, DEFI, SMMT, RODA, BAPA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, HOPE, BABY, KDTN, BRNA, ENRG, UDNG, CMNP, MSIE.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana
-
IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau