- Menteri Perindustrian menyatakan pembahasan subsidi motor listrik masih berlangsung di tingkat tim teknis hingga 29 April 2026.
- Pemerintah mempertimbangkan nominal subsidi sebesar lima juta rupiah untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah krisis global.
- Keputusan akhir mengenai besaran nilai dan jumlah unit subsidi masih bergantung pada kebijakan dari Kementerian Keuangan mendatang.
Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan nasib subsidi motor listrik Rp 5 juta yang dilontarkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menperin AGK menyatakan kalau saat ini wacana subsidi motor listrik masih dalam tahap pembahasan di tim teknis. Mereka masih menunggu keputusan terkait jumlah hingga metode subsidi.
"Belum diumumkan. Saya kira masih dalam tahap pembahasan di tim teknis. Mengenai berapa jumlah subsidinya, metodenya seperti apa, bisnis prosesnya seperti apa, nanti kita bahas antara tim teknis," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/4/2026).
Terkait besaran subsidi Rp 5 juta, Menperin mengaku masih menunggu Purbaya untuk menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Namun angka tersebut dinilainya ideal karena memberikan insentif di tengah perang Amerika Serikat vs Iran.
AGK menilai kalau Pemerintah seolah memberikan satu pesan bahwa insentif motor listrik tetap mampu diberikan di tengah krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat penutupan Selat Hormuz. Dengan ini Indonesia makin mantap soal prinsip ketahanan energi.
"Pengurangan-pengurangan dari kebutuhan BBM yang harus kita impor itu menjadi penting. Jadi angka Rp 5 juta itu, saya kira angka yang cukup baik," imbuhnya.
Saat ditanya apakah subsidi motor listrik bisa capai Rp 7 jutaan seperti 2024 lalu, Menperin mengaku masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Tergantung nanti berapa yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan, berkaitan dengan nilai subsidinya, dan juga berkaitan dengan subsidi per motornya berapa. Nanti baru kita bisa lihat, berapa unit yang akan disiapkan," jelasnya.
Baca Juga: Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham
Tag
Berita Terkait
-
Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham
-
Keputusan Insentif Kendaraan Listrik Diserahkan ke Daerah, Pusat Dinilai Lempar Tanggung Jawab
-
AEML: SE Mendagri Beri Kepastian Insentif Pajak dan Investasi Kendaraan Listrik
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki
-
Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN
-
Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan
-
Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan