- Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.326 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 29 April 2026.
- Pelemahan rupiah dipicu oleh faktor domestik terkait kekhawatiran pasar terhadap kebijakan fiskal dan cadangan devisa negara.
- Sentimen negatif diperparah oleh tren kenaikan harga minyak dunia serta antisipasi pengumuman suku bunga The Fed.
Pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh harga minyak mentah dunia yang kembali merangkak naik. Hal ini memicu kekhawatiran akan terjadinya inflasi global yang sulit turun.
Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada pengumuman hasil rapat FOMC (Federal Open Market Committee) nanti malam.
Meskipun bank sentral AS, The Fed, diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, pernyataan sang Ketua, Jerome Powell, diprediksi akan tetap bernada keras (hawkish).
"Kepala The Fed diperkirakan akan memberikan pernyataan hawkish merespons kenaikan tinggi harga minyak mentah dunia. Secara umum, rupiah masih tertekan kecuali ada perkembangan positif seputar konflik di Timur Tengah dan retorika yang lebih melunak (less hawkish) dari The Fed," jelas Lukman.
Prediksi pergerakan rupiah berdasarkan analisis teknikal dan fundamental saat ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah masih akan berada dalam tren konsolidasi dengan kecenderungan melemah.
Untuk perdagangan selanjutnya, rupiah diprediksi akan bergerak dalam rentang harga yang cukup lebar.
"Range pergerakan rupiah diperkirakan berada di level Rp17.250 hingga Rp17.400 per dolar AS," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum
-
Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini
-
Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun
-
Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah
-
Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!
-
Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen