- Nilai tukar rupiah menguat 42 poin ke level Rp17.126 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, 21 April 2026.
- Penguatan rupiah dipicu optimisme pasar global terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan.
- Analis memproyeksikan rupiah tetap stabil di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 seiring menanti kepastian hasil perundingan dari Islamabad.
Suara.com - Nilai tukar rupiah menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (21/4/2026). Mata uang Garuda tercatat menguat 42 poin atau sekitar 0,24 persen, bertengger di posisi Rp17.126 per dolar AS.
Posisi ini lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang sempat menyentuh level Rp17.168 per dolar AS.
Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa penguatan rupiah kali ini sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global, terutama munculnya optimisme terkait peluang kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Lukman menjelaskan bahwa meredanya ketegangan di Timur Tengah memberikan tekanan pada dolar AS dan memicu penurunan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini menjadi angin segar bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun oleh optimisme apabila kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS," jelas Lukman di Jakarta, dikutip via Antara.
Berdasarkan laporan Sputnik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa delegasi perwakilannya sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk mengikuti proses negosiasi terkait isu Iran.
Selain itu, Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, mengisyaratkan bahwa dialog antar kedua negara akan segera dilanjutkan dalam kurun waktu 24 jam ke depan. Ada pula kemungkinan perpanjangan perjanjian gencatan senjata yang sedianya berakhir pada 22 April 2026.
Meskipun pasar merespons dengan positif, situasi di lapangan masih dipenuhi laporan yang kontradiktif. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, melalui laporan Anadolu menyatakan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk memulai putaran baru negosiasi dengan AS.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima ultimatum dalam upaya memperjuangkan kepentingan nasional mereka.
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Namun, sumber dari pihak Pakistan sebagai mediator justru menyebutkan bahwa delegasi Iran tetap dijadwalkan menghadiri perundingan putaran kedua tersebut.
Lukman Leong mencatat bahwa pasar saat ini lebih memilih untuk "membeli" narasi perdamaian meskipun dari sisi Iran masih terlihat ragu.
"Investor hanya optimistis akan perundingan damai, sedangkan kesediaan berunding Iran masih simpang siur sebenarnya. Pasar hanya lebih yakin akan terjadinya perundingan tersebut," tambah Lukman.
Ke depan, nilai tukar rupiah diprediksi masih akan berfluktuasi mengikuti perkembangan berita dari Islamabad. Sentimen damai yang kuat diperkirakan mampu menjaga stabilitas mata uang dalam negeri. Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang harga Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS untuk sisa perdagangan hari ini.
Berita Terkait
-
Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun
-
BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS
-
Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil
-
Rupiah Semu di Level Rp17.168
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
-
Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga