- PT ANTAM Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,66 triliun pada triwulan pertama 2026, meningkat 58 persen dari tahun sebelumnya.
- Pencapaian kinerja keuangan tersebut didukung oleh strategi pemasaran, pengendalian biaya operasional, serta manajemen keuangan perusahaan yang disiplin.
- Penjualan bersih perusahaan mencapai Rp29,32 triliun, dengan segmen emas menjadi kontributor utama sebesar 81 persen dari total pendapatan.
Suara.com - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,66 triliun pada triwulan pertama 2026. Angka ini meningkat 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,32 triliun.
Bersamaan dengan itu, Antam juga mencatatkan pertumbuhan laba kotor perusahaan sebesar 54 persen menjadi Rp5,62 triliun. Sementara itu, laba usaha tumbuh 67 persen dari Rp2,69 triliun pada triwulan pertama 2025 menjadi Rp4,50 triliun pada triwulan pertama 2026
Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menjelaskan bahwa kinerja keuangan ini didukung oleh strategi pemasaran dan pengendalian biaya operasional di seluruh lini bisnis.
“Implementasi strategi operasional yang tangguh serta manajemen keuangan yang disiplin dan prudent telah mendorong penguatan kinerja secara berkelanjutan, sehingga memberikan imbal hasil yang positif dan nilai tambah bagi para pemegang saham,” kata Untung lewat keterangannya pada Rabu (29/4/2026).
Sepanjang Januari–Maret 2026, Antam membukukan penjualan bersih sebesar Rp29,32 triliun, naik 12 persen secara tahunan. Pasar domestik menjadi kontributor utama dengan serapan mencapai Rp 28,31 triliun atau 97 persen dari total penjualan bersih.
Adapun penjualan itu ditopang oleh segmen emas yang menyumbang 81 persen dari total penjualan dengan nilai Rp23,89 triliun. Volume penjualan emas tercatat sebesar 8.464 kg.
Sementara segmen nikel berkontribusi 15 persen atau sebesar Rp4,47 triliun, tumbuh 19 persen dibandingkan tahun lalu. Produksi bijih nikel mencapai 3,88 juta wet metric ton (wmt) dengan volume penjualan 3,40 juta wmt yang seluruhnya diserap pasar domestik.
Selain itu, segmen bauksit dan alumina menyumbang 3 persen terhadap penjualan dengan nilai Rp 879,14 miliar. Produksi alumina tercatat sebesar 49.566 ton, meningkat 13 persen dibanding kuartal pertama tahun sebelumnya.
Tercatat hingga akhir Maret 2026, total aset ANTAM tercatat sebesar Rp 63,30 triliun, meningkat dari posisi Rp48,30 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
Adapun nilai ekuitas perusahaan tumbuh 17 persen menjadi Rp 40,41 triliun. Selain itu, posisi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp9,04 triliun, naik 31% dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar Rp6,92 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini juga mengerek laba bersih per saham dasar menjadi Rp141,77 per saham.
Berita Terkait
-
Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram
-
Harga Emas Anjlok! Saatnya Borong Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini?
-
Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram
-
Dari Aplikasi ke Tangan: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nabung Emas Digital
-
Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga