- PT Bank Rakyat Indonesia mendirikan pusat pembelajaran di Fakultas Pertanian UGM pada 27 September 2024 melalui program CSR.
- Fasilitas berbentuk joglo tersebut menjadi wadah edukasi, penelitian, serta promosi produk perbankan bagi mahasiswa dan para dosen.
- Kedua pihak berencana memperluas kolaborasi strategis melalui penyediaan beasiswa serta dukungan riset akademis di masa mendatang.
Suara.com - Di dalam Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), berdiri sebuah bangunan yang tampak berbeda dibanding sekitarnya. Bentuknya joglo, dengan halaman yang dipenuhi tumbuh-tumbuhan hijau yang meneduhkan.
Bangunan itu rupanya adalah Joglo Tea, Coffee, and Cocoa Learning Center, yang didirikan untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat, terutama dalam mengembangkan komoditas kakao, teh, dan kopi.
Learning center atau pusat pembelajaran ini didirikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada 27 September 2024, melalui program BRI Peduli TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) sebagai wujud CSR.
Subejo, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, menjelaskan bahwa keberadaan fasilitas ini telah berjalan selama dua tahun dan memberikan manfaat nyata bagi kampus.
Menurutnya, kehadiran pusat pembelajaran juga menjadi bentuk kerja sama yang saling menguntungkan antara kampus dan BRI.
"Kerja sama sudah dua tahun ini ya, kerja sama yang saling menguntungkan. BRI memfasilitasi UGM dalam bentuk CSR, menyediakan kayak learning center untuk kopi, kakau, dan teh," kata Subejo kepada Suara.com.
"Intinya untuk pusat pembelajaran bagi berbagai pihak, tempat bertemu mitra-muitra, kemudian data-data ada di situ. Harapannya bisa berdikusi dengan tamu, mengembangkan kerja sama, dan seterusnya," lanjutnya.
"Yang diperoleh BRI, mereka bisa memprosikan produk-produknya. Jadi, misalnya mereka bisa pasang tulisan-tulisan, secara berkala menampilkan produk ke para dosen, hingga diadakan semacam pertemuan produk mereka ditawarkan," tuturnya menambahkan.
"Ini ya saling menguntungnya ya, kami tidak cuma menerima barang, mereka tidak menerima apa-apa. Tentu tidak langsung ada feedback, dalam bentuk mereka promosi produk, sebagian dana kami taruh di BRI. Ini kan munculnya menguntungkan keduanya, termasuk edukasi perbaankan ke mahasiswa dan dosen," ujar dosen lulusan Universitas Tokyo itu.
Baca Juga: Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit
Selama dua tahun terakhir, pusat pembelajaran tersebut hampir tidak pernah sepi aktivitas. Berbagai kegiatan rutin digelar, mulai dari seminar, riset, hingga penyambutan tamu dari dalam maupun luar negeri.
"Bagi kami juga sangat bermanfaat karena terfasilitasi, setidaknya dengan bangunan itu," kata Subejo.
"Hampir setiap hari ada kegiatan, banyak tamu, banyak seminar-seminar, diskusi-diskusi, mitra-mitra asing datang. Itu sangat membantu bagi kami, dengan cara menyediakan fasilitas mendukung kegiatan kampus," lanjutnya.
Peluang Kerja Sama Lebih Luas
Subejo menilai, kerja sama antara BRI dan Fakultas Pertanian UGM masih memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh, terutama dalam bidang beasiswa dan riset.
Dengan jaringan BRI yang menjangkau hingga ke desa-desa, peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa berlatar belakang keluarga petani dinilai sangat terbuka.
Berita Terkait
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit
-
BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi
-
BRI Consumer Expo 2026 di Surabaya Hadir untuk Semua Kebutuhan Lifestyle Anda, Yuk Cek di Sini!
-
Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal
-
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay