- LPS memulai pembayaran klaim nasabah BPR Koperindo sejak 13 Maret 2026, empat hari setelah izin bank tersebut dicabut.
- Pembayaran tahap pertama klaim simpanan dialokasikan dana Rp14,19 miliar untuk 166 nasabah melalui BRI Cabang Jakarta Roxy.
- LPS menargetkan seluruh proses verifikasi dan pembayaran klaim nasabah rampung maksimal dalam waktu 90 hari kerja.
Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mulai melakukan pembayaran tahap pertama klaim simpanan nasabah Bank Perekonomian Rakyat Koperindo setelah pencabutan izin usaha bank tersebut pada 9 Maret 2026.
Proses pembayaran ini dimulai pada Jumat (13/3/2026), atau hanya empat hari setelah izin usaha BPR Koperindo resmi dicabut. Langkah cepat ini disebut sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional.
“Ini sebagai bentuk penguatan kepercayaan nasabah kepada sistem perbankan, LPS memprioritaskan kecepatan dan kemudahan proses klaim nasabah simpanan,” ujar Pgs. Plt. Direktur Group Kesekretariatan Lembaga LPS, Nur Budiantoro dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Sebelum pembayaran dilakukan, LPS terlebih dahulu menjalankan proses rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan nasabah. Proses ini dilakukan sesuai amanat regulasi, termasuk Undang-Undang tentang LPS dan penguatan sektor keuangan.
LPS menargetkan seluruh proses verifikasi tersebut rampung paling lambat 90 hari kerja sejak pencabutan izin usaha, atau hingga 29 Juli 2026.
Nasabah dapat mengecek status simpanannya secara mandiri melalui situs resmi LPS. Nama-nama nasabah yang simpanannya dinyatakan layak bayar juga telah diumumkan di kantor BPR Koperindo.
Klaim Dibayarkan Lewat BRI Roxy
Bagi nasabah dengan status “layak bayar”, proses pencairan dilakukan melalui bank penyalur yang telah ditunjuk, yakni Bank Rakyat Indonesia Cabang Jakarta Roxy.
Nasabah hanya perlu membawa dokumen persyaratan dan mengikuti prosedur antrean di bank tersebut. Pihak bank penyalur akan membantu proses klaim hingga selesai.
Baca Juga: LPS Siapkan 2 Skenario Penjamin Polis Asuransi
Untuk mendukung kelancaran pembayaran, LPS telah menempatkan dana sebesar Rp14,19 miliar di bank penyalur. Dana ini akan dibagikan kepada 166 nasabah pada tahap pertama pembayaran klaim.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi nasabah serta menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap industri perbankan, khususnya di tengah penanganan bank yang dilikuidasi.
Berita Terkait
-
Daftar Bank yang Tutup dan 'Bangkrut' Selama Tahun 2025
-
Ada 7 Bank Bangkrut di Indonesia Sepanjang 2025, Terbaru BPR Bumi Pendawa Raharja
-
LPS Catat Jumlah Rekening Tidur Turun Jadi 657,19Juta
-
LPS Ungkap Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar Bisa Tingkatkan Risiko Kredit Macet
-
Gegara Banyak Kasus, Banyak Masyarakat RI Ogah Miliki Asuransi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!