Bisnis / Keuangan
Senin, 18 Mei 2026 | 09:19 WIB
IHSG masih tersungkur pada awal perdagangan hari ini. [Antara].
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia melemah 2,35 persen ke level 6.565 pada Senin, 18 Mei 2026.
  • Sebanyak 518 saham mengalami penurunan nilai saat total transaksi perdagangan mencapai Rp 2,13 triliun pada awal sesi pagi.
  • Analis memproyeksikan IHSG berpotensi terus terkoreksi, sehingga investor disarankan mencermati level support dan menerapkan manajemen risiko yang ketat.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai anjlok lagi pada awal perdagangan, Senin, 18 Mei 2026. IHSG dibuka melemah ke level 6.628.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih tersungkur 2,35 persen ke level 6.565.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,12 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,13 triliun, serta frekuensi sebanyak 277.500 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 110 saham bergerak naik, sedangkan 518 saham mengalami penurunan, dan 331 saham tidak mengalami pergerakan.

IHSG masih tersungkur pada awal perdagangan hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, BPTR, BLUE, MEDS, TIRA, KSIX, PRDA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DSSA, KONI, TPIA, MDKA, ELPI, ALKA, AMMN.

Proyeksi IHSG

Berdasarkan analisis teknikal dari Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksinya.

Untuk mengantisipasi penurunan lebih lanjut, investor perlu mencermati level Support di rentang 6.500-6.600, sedangkan posisi Resist berada di area 6.780-6.850.

Baca Juga: IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

Di tengah koreksi pasar, sektor energi dan logistik komoditas justru berpotensi menjadi tempat berlindung (safe haven) sementara bagi para trader harian karena diuntungkan oleh kenaikan harga minyak. Berikut beberapa ide trading dari BNI Sekuritas untuk hari ini:

ADRO (Sektor Batu Bara): Speculative Buy di area 2470-2500, target terdekat 2560-2630, batasi risiko (cutloss) jika berada di bawah 2420.

AKRA (Logistik & Distribusi BBM): Speculative Buy di kisaran 1400-1440, target terdekat 1475-1500, cutloss di bawah 1400.

ENRG (Minyak & Gas): Buy on Weakness di area 1580-1600, target harga di 1630-1650, disiplin cutloss jika menembus ke bawah 1580.

ITMG (Sektor Batu Bara): Speculative Buy di area 23750-23950, dengan target terdekat 24100-24250.

Dalam kondisi pasar yang sangat volatil akibat sentimen geopolitik, manajemen risiko yang ketat melalui pemasangan order stop loss menjadi hal yang mutlak dilakukan demi melindungi modal kerja Anda.

Load More