- Harga pangan nasional di pasar tradisional melonjak signifikan pada Selasa, 28 April 2026, terutama pada komoditas hortikultura strategis.
- Cabai rawit merah mencatat kenaikan tertinggi hingga Rp165.000 per kilogram, disusul lonjakan harga bawang dan berbagai komoditas pokok lainnya.
- Kenaikan harga pangan yang meluas ini berpotensi memicu tekanan inflasi nasional jika terus berlangsung dalam jangka waktu panjang.
Suara.com - Harga pangan nasional di pasar tradisional kembali menunjukkan tekanan signifikan pada Selasa (28/4/2026), terutama pada komoditas hortikultura yang meroket tajam.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi sekaligus kenaikan paling ekstrem. Secara rata-rata nasional, harga cabai rawit merah mencapai Rp165.000 per kilogram atau melonjak 144,81 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tajam juga terjadi pada cabai merah keriting yang menembus Rp80.000 per kilogram setelah naik 71,86 persen, sementara bawang merah ukuran sedang berada di level Rp72.500 per kilogram atau naik 56,59 persen.
Tak hanya itu, bawang putih ukuran sedang ikut terkerek ke Rp59.000 per kilogram setelah mengalami kenaikan 48,43 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga bahan pangan pokok dapur masih kuat, terutama pada komoditas yang sangat bergantung pada distribusi dan pasokan antardaerah.
Cabai rawit hijau tercatat naik 43 persen menjadi Rp70.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras segar juga melonjak 37,30 persen ke level Rp44.100 per kilogram. Kenaikan ini berpotensi memicu tekanan inflasi pangan lebih luas jika berlangsung dalam waktu panjang.
Untuk kelompok protein hewani, daging ayam ras segar berada di harga Rp45.500 per kilogram atau naik 14,75 persen. Sementara daging sapi kualitas 1 justru turun tipis 1,56 persen menjadi Rp145.000 per kilogram, menjadi salah satu dari sedikit komoditas yang mengalami koreksi.
Di kelompok beras, seluruh kategori mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah I tercatat Rp15.750 per kilogram atau naik 8,25 persen, beras kualitas bawah II Rp17.500 per kilogram naik 20,27 persen, beras medium I Rp18.000 per kilogram naik 11,8 persen, beras medium II Rp16.750 per kilogram naik 5,02 persen, dan beras super I mencapai Rp19.250 per kilogram setelah naik 10,95 persen.
Harga gula pasir lokal naik ke Rp20.500 per kilogram atau naik 6,77 persen, sementara gula pasir premium berada di Rp20.250 per kilogram. Di sektor minyak goreng, minyak goreng curah tercatat Rp23.000 per kilogram atau naik 12,47 persen, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I naik 3,81 persen menjadi Rp24.500 per kilogram.
Di sisi lain, minyak goreng kemasan bermerek II menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan, turun 5,29 persen ke level Rp21.500 per kilogram.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik
-
Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya
-
Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur
-
Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram
-
Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat
-
Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang
-
Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini
-
Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi
-
Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional
-
Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL
-
Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat