Sudah Siapkan Langkah Ekspansi Berikutnya
Sembari menjalani proses uji coba di Regulatory Sandbox OJK, Amanode telah menyiapkan berbagai langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Salah satunya adalah telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Central Finansial X (CFX), PT Koin Kustodian Indonesia (ICC) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) ekosistem aset kripto di Indonesia.
Corry menjelaskan, MoU tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap inovasi yang diajukan
perusahaan dalam Regulatory Sandbox OJK. Ia meyakini, dengan adanya kolaborasi ini akan semakin memperkuat model bisnis Amanode di dalam ekosistem keuangan digital Indonesia.
“Amanode dalam waktu dekat juga akan membuka pendaftaran dan akses awal bagi pengguna yang terverifikasi. Nantinya, pengguna tersebut dapat mengakses layanan Amanode melalui platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berlisensi yang bekerjasama dengan kami. Seluruh informasi terkait mitra dan perkembangan terbaru Amanode akan kami tampilkan di website kami www.amanode.id,” tambah William.
Lebih lanjut, William mengungkapkan Amanode akan terus memperluas layanan pembiayaan berbasis aset kripto. Tidak menutup kemungkinan, Amanode akan menghadirkan layanan yang memungkinkan stablecoin yang didukung oleh rupiah sehingga memungkinkan pengguna mengakses likuiditas dalam bentuk token dan tetap berada dalam ekosistem aset kripto yang terawasi.
Tentang Amanode
Dikembangkan oleh PT Alpha Cipta Inovasi (ACI), Amanode adalah platform teknologi yang menyediakan solusi akses likuiditas dengan menggunakan aset kripto yang teregulasi di Indonesia. Nama Amanode terinspirasi dari perpaduan kata bahasa Indonesia "Aman" (terlindungi, terpercaya) dan kata bahasa Inggris "Node" yang melambangkan gerbang konektivitas blockchain yang aman dan andal.
Amanode menjadi babak baru bagi industri aset kripto melalui peningkatan efisiensi pemanfaatan aset kripto sebagai instrumen produktif, sekaligus mendorong transparansi dan integrasi aset kripto dengan sistem keuangan formal di Indonesia.***
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
Berita Terkait
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM
-
Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara
-
Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130
-
Luhut Klarifikasi soal Tugas Bea Cukai Diganti BUMN Ekspor PT DSI
-
10 Raksasa Sawit Diduga Manipulasi Ekspor, Nama-nama Konglomerat Ini Diincar Kejagung?
-
Purbaya Bantah Luhut, Tugas Bea Cukai Tak Diganti BUMN Ekspor PT DSI!
-
Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung
-
Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK
-
Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!
-
Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun
-
PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam