Bisnis / Keuangan
Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:10 WIB
Ilustrasi dokumen digital. (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Peruri luncurkan Ijazah Digital Nasional anti-pemalsuan.
  • Verifikasi lulusan lebih cepat untuk kampus dan dunia kerja.
  • SuperApps Kampus satukan layanan akademik dalam satu aplikasi.

Suara.com - Peruri memperkenalkan Ijazah Digital Nasional sebagai solusi penerbitan dokumen akademik elektronik yang sah secara hukum sekaligus menjawab tantangan maraknya pemalsuan dokumen pendidikan.

Produk tersebut diperkenalkan dalam ajang Mitra Universitas Riau Exhibition Day (MUED) 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan digital yang aman dan terintegrasi.

Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti, mengatakan Ijazah Digital Nasional telah dilengkapi dengan tanda tangan elektronik dan stempel elektronik sehingga memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dokumen konvensional.

"Ijazah Digital Nasional menjawab tantangan pemalsuan dokumen, mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi maupun dunia kerja, serta siap terintegrasi dengan ekosistem kredensial digital di tingkat nasional maupun internasional," ujar Farah dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, digitalisasi dokumen akademik berpotensi meningkatkan efisiensi administrasi perguruan tinggi sekaligus memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap validitas data lulusan.

Tak hanya itu, Peruri juga memperkenalkan konsep SuperApps Kampus, sebuah platform terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan akademik dan administrasi dalam satu aplikasi.

Melalui platform tersebut, mahasiswa dapat mengakses layanan mulai dari Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga layanan karier dalam satu ekosistem digital.

Seluruh layanan didukung teknologi Single Sign-On (SSO) melalui Peruri ID yang dirancang untuk meningkatkan keamanan data sekaligus mempermudah akses bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Farah menegaskan, transformasi digital pendidikan tidak sekadar memindahkan layanan ke platform digital, tetapi juga membangun ekosistem yang aman, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga: Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

"Peruri hadir untuk mendukung perguruan tinggi Indonesia dalam membangun layanan pendidikan yang lebih aman, tepercaya, dan efisien," katanya.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang solusi digital, Peruri menilai keikutsertaannya dalam MUED 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadapi era ekonomi digital.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau, Sri Indarti, menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra strategis guna meningkatkan daya saing lulusan di tengah percepatan transformasi teknologi.

"Melalui forum seperti MUED 2026, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga strategis dalam mendukung transformasi digital, peningkatan kualitas layanan akademik, serta penguatan daya saing lulusan di masa depan," ujar Sri.

Peluncuran Ijazah Digital Nasional dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam modernisasi sektor pendidikan Indonesia, sekaligus membuka peluang efisiensi biaya administrasi, percepatan layanan akademik, dan peningkatan kualitas tata kelola data pendidikan nasional.

Load More