- MinyaKita mulai langka di sejumlah warung kelontong Jakarta karena pasokan dari distributor belum diterima oleh agen sembako.
- Pemerintah berencana menaikkan harga eceran tertinggi MinyaKita dalam dua minggu ke depan setelah mempertimbangkan stabilitas harga bahan baku.
- Kelangkaan stok MinyaKita memaksa konsumen beralih ke merek lain yang lebih mahal dan berpotensi mengurangi kunjungan ke warung.
Suara.com - MinyaKita mulai sulit ditemukan di sejumlah warung kelontong di Jakarta setelah pemerintah pada pekan ini sepakat untuk menaikkan harga minyak goreng rakyat tersebut.
Salah satunya terjadi di sebuah Warung Madura di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, yang sudah beberapa waktu terakhir tidak lagi menjual minyak goreng rakyat tersebut akibat pasokan sulit ditemukan.
Pedagang bernama Beno mengaku belum melihat adanya stok MinyaKita di agen sembako langganannya. Agen tersebut juga disebut belum mendapatkan pasokan baru sehingga tidak dapat memenuhi permintaan pedagang eceran.
Kondisi tersebut membuat pelanggan yang biasa membeli MinyaKita terpaksa beralih ke merek lain dengan harga lebih tinggi. Di sisi lain, pedagang kehilangan salah satu produk yang cukup sering dicari masyarakat.
"Sudah lama kosong. Saya beli barang dagangan dari agen sembako, tapi mereka juga bilang belum dapat stok MinyaKita," kata Beno kepada Suara.com, Jumat (5/6/2026).
Menurut dia, permintaan MinyaKita masih cukup tinggi. Hampir setiap hari ada pelanggan yang menanyakan ketersediaan minyak goreng tersebut.
Namun hingga kini, dirinya belum mengetahui kapan pasokan kembali normal. Sebab, informasi yang diterima dari agen sembako masih sama, yakni belum ada kiriman dari distributor.
"Kalau ada yang cari, saya arahkan ke merek lain," ujarnya.
Kelangkaan pasokan di tingkat pengecer terjadi di tengah upaya pemerintah menjaga ketersediaan minyak goreng rakyat di pasar. MinyaKita merupakan produk yang disalurkan melalui skema domestic market obligation (DMO) untuk menjaga keterjangkauan harga minyak goreng bagi masyarakat.
Baca Juga: Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
Bagi pedagang kecil, kosongnya stok MinyaKita tidak hanya berdampak pada penjualan satu produk. Kehilangan barang yang banyak dicari pelanggan juga berpotensi mengurangi kunjungan pembeli ke warung.
"Kalau barangnya ada pasti saya jual. Sekarang masalahnya memang stoknya tidak ada," pungkasnya.
Harga MinyaKita naik
Sebelumnya pada Kamis (4/6/2026) Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat atau Minyakita dalam dua minggu ke depan.
"Hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi untuk Minyakita," ujar Budi usai rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan di kantor Kementerian Perdagangan.
Terkait HET terbaru Minyakita, Budi menyebut belum ada kesepakatan yang dicapai. Menurutnya, penetapan harga terbaru Minyakita masih akan dibahas lebih lanjut antar kementerian dan lembaga.
Berita Terkait
-
Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik
-
Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Kejagung Tahan Eks Ombudsman Yeka Hendra Terkait Korupsi Minyak Goreng
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan