- PT Bank Mega Syariah mencatat lonjakan volume transaksi Syariah Card sebesar 89% selama bulan April 2026.
- Pertumbuhan jumlah kartu aktif sebesar 75% didorong oleh perluasan kemitraan merchant serta peningkatan kesadaran gaya hidup halal.
- Bank Mega Syariah berkolaborasi dengan Rumah Zakat memfasilitasi kemudahan ibadah qurban bagi nasabah di seluruh Indonesia.
Suara.com - PT Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan kinerja yang sangat progresif pada instrumen kartu pembiayaan mereka, Syariah Card, sepanjang bulan April 2026.
Berdasarkan rilis data performa terbaru, akumulasi volume transaksi kartu pembiayaan berbasis syariah ini sukses melonjak drastis hingga melampaui angka 89% jika disandingkan dengan realisasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Akselerasi tidak hanya terjadi pada nominal transaksi, melainkan juga pada aspek basis pengguna. Jumlah unit kartu Syariah Card yang aktif beredar di masyarakat tercatat tumbuh sebesar 75% dibandingkan dengan kondisi pada April 2025.
Pertumbuhan ekspansif ini distimulasi oleh agresifnya perluasan jaringan kemitraan dengan para pelaku usaha (merchant), peningkatan penetrasi program loyalitas serta promo berkala, hingga tingginya kesadaran konsumen berusia 18-45 tahun di kota-kota besar terhadap kepraktisan dan keamanan transaksi tanpa riba.
Melihat lebih dalam pada peta perilaku konsumsi para pemegang kartu per April 2026, klasifikasi pemanfaatan dana berdasarkan Merchant Category Code (MCC) masih berpusat pada pemenuhan kebutuhan harian dan penunjang gaya hidup modern yang halal.
Sektor ritel dan marketplace menjadi penopang utama dengan menguasai porsi penggunaan sebesar 21%. Aktivitas belanja ini kemudian diikuti oleh beberapa sektor pengeluaran rutin lainnya:
- Kategori busana (fashion) mencatatkan porsi sebesar 10%.
- Sektor kuliner dan restoran berkontribusi sebesar 9%.
- Keperluan akomodasi dan perjalanan (travel) mengamankan angka 6%.
- Sektor otomotif beserta suku cadang (automobiles & vehicles) berada di posisi 6%.
Indikator pertumbuhan jangka panjang juga menunjukkan tren penguatan. Secara tahun berjalan atau year to date (ytd), total volume transaksi menggunakan Syariah Card merangkak naik sebesar 68% dibandingkan dengan periode historis yang sama di tahun lalu.
Selain menawarkan fungsionalitas dan fleksibilitas berbelanja, kartu pembiayaan ini dibekali dengan keunggulan kompetitif berupa fitur poin sedekah otomatis.
Mekanisme ini mengonversi setiap aktivitas konsumsi nasabah menjadi nilai ibadah sosial. Komitmen inovasi ini mempertegas positioning Bank Mega Syariah dalam menyajikan produk finansial yang selaras dengan nilai-nilai spiritual masyarakat modern.
Baca Juga: Gontor dan Jago Syariah Kolaborasi Edukasi Finansial untuk Santri
Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah, Eva Dahlia Kusumawati, menjelaskan bahwa pencapaian ini menjadi pembuktian nyata bahwa instrumen keuangan syariah kini telah dianggap setara, bahkan lebih unggul dari segi nilai tambah spiritual oleh konsumen.
“Pertumbuhan transaksi Syariah Card menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transaksi berbasis syariah terus meningkat. Kami melihat Syariah Card tidak hanya digunakan sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup halal yang memberikan kemudahan sekaligus nilai kebermanfaatan bagi nasabah,” ungkap Eva melalui siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Mengoptimalkan momentum keagamaan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Bank Mega Syariah meluncurkan program tematik khusus yang memfasilitasi ibadah tahunan umat Muslim.
Perusahaan menjalin kolaborasi strategis dengan Rumah Zakat, salah satu lembaga amil zakat nasional terkemuka, untuk menghadirkan fitur kemudahan berqurban.
Melalui integrasi program qurban digital ini, para pemegang Syariah Card diberikan keleluasaan untuk melakukan pembelian serta penyaluran hewan qurban secara seketika (real-time) lewat ekosistem platform online Rumah Zakat. Kerja sama ini menawarkan dua opsi skema penyaluran yang inovatif:
- Superqurban: Program optimalisasi di mana daging hewan qurban akan diolah secara higienis menjadi produk pangan siap saji dalam kemasan kaleng, seperti kornet atau rendang. Langkah ini bertujuan untuk memperpanjang masa kedaluwarsa serta memperluas daya jangkau distribusi logistik ke wilayah bencana atau daerah terisolasi.
- Desaku Berqurban: Program inklusi sosial yang memfokuskan penyaluran dan penyembelihan hewan qurban langsung di kawasan pedesaan tertinggal, guna memastikan pemenuhan gizi masyarakat yang membutuhkan di pelosok daerah.
"Melalui kolaborasi bersama Rumah Zakat, kami berharap masyarakat dapat menunaikan ibadah qurban dengan lebih mudah, aman, dan nyaman. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperluas manfaat qurban kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah Indonesia," pungkas Eva.
Berita Terkait
-
Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen
-
Dilaporkan Mahasiswa, Feri Amsari Diperiksa Terkait Penghasutan Buntut Acara Halal Bihalal Pengamat
-
Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!
-
BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B