- CCEP fokus kembangkan talenta lewat akademi pembelajaran terpadu.
- Transformasi digital dan AI dorong produktivitas karyawan.
- Raih 5 penghargaan HR Asia, termasuk Gold Harmonia.
Suara.com - Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan perusahaan. Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) pun terus memperkuat strategi pengembangan karyawan melalui berbagai program transformasi budaya, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Perusahaan menempatkan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi utama dalam mendukung keberlanjutan bisnis. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai program pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan karyawan di berbagai level organisasi.
CCEP Indonesia mengembangkan ekosistem pembelajaran yang mencakup Leadership Academy, Functional & Technical Academy, hingga General Capability Academy. Program tersebut diperkuat dengan inisiatif "School of Indonesia" yang menjadi landasan pengembangan kompetensi dan kepemimpinan bagi seluruh karyawan.
Tak hanya fokus pada peningkatan kemampuan individu, perusahaan juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif. Melalui pendekatan Diversity, Equity & Inclusion (DEI), CCEP Indonesia berupaya memastikan seluruh karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa memandang latar belakang.
Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan aksesibilitas, budaya kebersamaan (sense of belonging), pengembangan komunitas yang dinamis, serta pemanfaatan keberagaman sebagai keunggulan kompetitif perusahaan. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat keterlibatan karyawan dalam organisasi.
Di sisi lain, transformasi digital juga menjadi fokus utama perusahaan. CCEP Indonesia membangun ekosistem digital yang terintegrasi melalui berbagai platform kerja dan layanan mandiri (self-service) yang memudahkan aktivitas karyawan sehari-hari.
Pemanfaatan teknologi juga diperkuat dengan program peningkatan keterampilan digital secara berkelanjutan. Perusahaan bahkan mendorong inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui penggunaan Copilot dan AI Incubator untuk membantu karyawan menyederhanakan proses kerja, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.
Selain itu, aspek keberlanjutan turut menjadi bagian dari strategi pengelolaan SDM perusahaan. Prinsip-prinsip sustainability diintegrasikan ke dalam budaya kerja maupun operasional sehari-hari guna menciptakan lingkungan kerja yang adaptif dan berorientasi jangka panjang.
People & Culture Director CCEP Indonesia, Mathilda Lumban Tobing, mengatakan keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga kemampuan dalam memberdayakan manusia dan memanfaatkan teknologi secara tepat.
Baca Juga: Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya
Menurutnya, perusahaan terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan setiap karyawan berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.
Atas berbagai inisiatif tersebut, CCEP Indonesia kembali meraih penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia untuk enam tahun berturut-turut sekaligus memperoleh predikat HR Asia Gold Harmonia. Perusahaan juga memborong empat penghargaan khusus, yakni HR Asia Diversity, Equity & Inclusion Award, HR Asia People Transformation Award, HR Asia Sustainable Workplace Award, dan HR Asia Tech Empowerment Award. Penghargaan dari ajang HR Asia Awards tersebut menjadi pengakuan atas praktik pengelolaan SDM, budaya kerja, transformasi digital, serta komitmen keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Musim Liburan Sekolah, Askrindo Siapkan Asuransi Kecelakaan untuk Wisatawan
-
Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan
-
IHSG Jadi Bursa Terburuk di Tengah Isu "Sell Indonesia", Analis: Pulihkan Kepercayaan!
-
Pemerintah Stop Pendaftaran Dapur MBG, Pencairan Anggaran Tembus Rp88,2 Triliun
-
Tok! Ekspor Batu Bara hingga Sawit Kini Wajib Lewat Danantara
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah