- Harga ayam warteg naik 25%, dari Rp8.000 menjadi Rp10.000.
- Konsumen mulai pesan setengah porsi untuk tekan pengeluaran.
- Kenaikan bahan baku tekan warteg di tengah persaingan ketat.
Menariknya, sebagian pelanggan mengaku masih mampu mempertahankan anggaran makan harian mereka.
"Sama saja, sehari sekitar Rp20.000 sampai Rp25.000 untuk makan. Biasanya nasi, telur, orek dan lauk lainnya," ujar Riski, salah satu pelanggan.
Kenaikan Harga Warteg Jadi Cerminan Ekonomi Rakyat
Meski daya beli sebagian konsumen masih relatif bertahan, kenaikan harga lauk di warteg menjadi indikator penting kondisi ekonomi masyarakat akar rumput.
Warteg selama ini menjadi barometer sederhana untuk melihat tekanan inflasi di sektor pangan. Ketika harga ayam naik 25 persen dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 dan pelanggan mulai memesan setengah porsi nasi, terdapat sinyal bahwa ruang belanja masyarakat semakin terbatas.
Bagi pelaku usaha warteg, dilema pun muncul. Di satu sisi harga bahan baku terus meningkat, namun di sisi lain kemampuan konsumen untuk menerima kenaikan harga memiliki batas.
Kondisi tersebut membuat pelaku usaha harus berjalan di atas garis tipis antara menjaga keuntungan dan mempertahankan pelanggan. Jika tren kenaikan harga pangan berlanjut, bukan tidak mungkin warteg yang selama ini menjadi simbol makanan murah akan semakin sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat berpenghasilan rendah. (Dhia Sukmahadi Putra Nugraha).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi